Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mendikbud: Aktivitas Belajar Siswa Harus Sesuai Minat

Tahun ajaran bakal berakhir tiga bulan lagi. Sosial distancing di tengah wabah virus corona (Covid-19) memberikan tantangan lain di dunia pendidikan.
Devi Sri Mulyani
Devi Sri Mulyani - Bisnis.com 25 Maret 2020  |  13:39 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). - ANTARA / Rivan Awal Lingga.
Mendikbud Nadiem Makarim bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). - ANTARA / Rivan Awal Lingga.

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menekankan bahwa pembelajaran dalam jaringan harus dilaksanakan siswa tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas maupun kelulusan.

Informasi tertulis dari Kemendikbud yang diterima Bisnis pada Rabu, (25/03/2020) pembelajaran daring difokuskan pada peningkatan pemahaman siswa mengenai Covid-19. Adapun tugas dan aktivitas pembelajaran dapat bervariasi antar siswa, sesuai minat dan kondisi masing - masing.

“Walaupun banyak sekolah menerapkan belajar dari rumah, bukan berarti gurunya hanya memberikan pekerjaan saja kepada muridnya. Tetapi juga ikut berinteraksi dan berkomunikasi membantu muridnya dalam mengerjakan tugasnya. Mohon walaupun bekerja dari rumah, mohon siswa-siswi kita dibimbing” jelas Nadiem

Pihaknya juga terus melakukan kerja sama dengan berbagai perusahaan telekomunikasi untuk memberikan subsidi data bagi siswa dan guru yang melakukan pembelajaran daring. Lebih lanjut Mendikbud juga menjelaskan bahwa Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemendikbud akan memberikan bantuan teknis bagi daerah yang memerlukan mekanisme PPDB daring.

Terkait Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP), dalam Petunjuk Teknis (Juknis) pengelolaan BOS dan BOP diperbolehkan untuk membeli barang kebutuhan, termasuk untuk membeli keperluan pencegahan Covid-19, seperti alat - alat kebersihan, Hand Sanitizer, masker, serta untuk membiayai pembelajaran daring.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan Virus Corona Nadiem Makarim covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top