Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Indef: Indonesia Bisa Terpapar Virus Corona Lebih Lama meski Dunia Sudah Pulih

Menurutnya, saking banyaknya tempat bersembunyi bagi virus mematikan yang berasal dari China itu, diperlukan tindakan cepat dari pemerintahan Presiden Jokowi.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 23 Maret 2020  |  10:43 WIB
Foto aerial kendaraan melintas di Simpang Susun Semanggi pada jam berangkat kerja di Jakarta, Senin (23/3/2020). Sejumlah ruas jalan utama tampak lebih lengang pada jam berangkat kerja. Hal ini karena sebagian perusahaan telah menerapkan bekerja dari rumah guna menekan penyebaran virus corona. Bisnis - Himawan L Nugraha
Foto aerial kendaraan melintas di Simpang Susun Semanggi pada jam berangkat kerja di Jakarta, Senin (23/3/2020). Sejumlah ruas jalan utama tampak lebih lengang pada jam berangkat kerja. Hal ini karena sebagian perusahaan telah menerapkan bekerja dari rumah guna menekan penyebaran virus corona. Bisnis - Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA - Meski dunia telah pulih dari virus corona pada suatu saat, akan tetapi virus itu bisa bertahan lebih lama di Indonesia karena banyaknya pulau terpencil yang menjadi tempat sempurna bagi wabah itu untuk bersembunyi.

Demikian dikemukakan oleh peneliti dari Institute for Develompent of Economics and Finance (Indef), Zulkifli Rakhmat seperti ditulis harian South China Morning Post dalam situs web SCMP.com, Senin (23/3/2020).

Menurutnya, saking banyaknya tempat bersembunyi bagi virus mematikan yang berasal dari China itu, diperlukan tindakan cepat dari pemerintahan Presiden Jokowi.

Menurutnya, pemeritah harus segera melakukan pemeriksaan dengan dengan jumlah pos pemeriksaan yang tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia.

Akademisi dari Universitas Islam Indonesia (UII) itu mengatakan dengan luas dua juta kilometer persegi, Indonesia terdiri dari 18.000 pulau atau lebih.

Kondisi itu menyediakan ruang persembunyian yang luas bahkan untuk hominid yang paling pemalu sekalipun.

Tak terhitung spesies burung, hewan, dan tanaman yang tidak terdeskripsi hidup di dunia terpencil ini. Begitu juga seperti halnya suku manusia yang tidak berinteraksi dengan suku bangsa lain atau dalam kondisi minim komunikasi.

“Keterpencilan dan isolasi yang sama dari pulau-pulau ini yang membuat kita sangat rentan terhadap kerusakan akibat virus corona,” tulisnya dalam artikel itu.

Dia bahkan menyatakan Indonesia pada dasarnya dihadapkan dengan bom waktu. Jika gagal mengambil langkah yang tepat dalam waktu cepat maka virus akan menyebar ke pulau-pulau yang lebih terpencil dan tidak diobati selama bertahun-tahun.

“Artinya, virus corona dapat hidup di Indonesia lebih lama setelah menghilang dari seluruh dunia,” kata Zulfikar.

Dia mengakui saat ini, infeksi virus corona masih terkonsentrasi di Pulau Jawa, tetapi belum diketahui apakah ini karena lebih sedikit orang yang terinfeksi di luar Jawa, atau hanya karena mereka belum terdeteksi, katanya.

Bahkan kekhawatiran yang sebenarnya akan datang jika, dan lebih mungkin lagi, ketika virus mencapai ribuan pulau kecil di Indonesia bagian timur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indef Virus Corona
Editor : Nancy Junita
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top