Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kompensasi PHK Pecahkan Rekor Kata Paling Dicari di China

Masyarakat China sangat khawatir terhadap prospek ketenagakerjaan di Negeri Panda sejak wabah virus corona merebak pada akhir tahun lalu.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  21:33 WIB
Seorang petugas polisi yang mengenakan masker pelindung berjalan melewati toko Apple yang tutup di Shanghai, China, pada 5 Februari 2020. -  Qilai Shen / Bloomberg
Seorang petugas polisi yang mengenakan masker pelindung berjalan melewati toko Apple yang tutup di Shanghai, China, pada 5 Februari 2020. - Qilai Shen / Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA — Pencarian dengan kata kunci standar kompensasi pemutusan hubungan kerja (PHK) mencetak tren tertinggi sejak 2011.

Berdasarkan data yang dirilis Baidu, dilansir dari Bloomberg, Kamis (27/2/2020), pencarian dengan kata kunci ‘standar kompensasi PHK’ di Baidu.com mulai berada pada tren pencarian teratas sejak Januari tahun ini.

Data tersebut sekaligus menunjukkan bahwa masyarakat China sangat khawatir terhadap prospek ketenagakerjaan di Negeri Panda sejak wabah virus corona merebak pada akhir tahun lalu.

Sejumlah perusahaan terpaksa meliburkan karyawannya dan menutup usahanya untuk mengurangi tingkat penularan virus corona tersebut. Alhasil, penutupan bisnis dalam periode yang cukup lama membuat profit anjlok signifikan.

Tingginya kekhawatiran itu lebih banyak ditunjukkan di sejumlah pusat ekonomi yang besar misalnya Guangdong, Shanghai, dan Beijing. Daerah lainnya yakni Sichuan sebagai kawasan pemasok tenaga kerja dan Hubei juga menunjukkan tren yang sama.

Data mengenai pengangguran yang tercermin dalam hasil indeks manufaktur akan dirilis pada Sabtu mendatang. Merebaknya virus corona di China juga telah memaksa pemerintah meluncurkan paket insentif antara lain mengurangi jaminan sosial premium untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan master.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china Virus Corona

Sumber : Bloomberg

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top