Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Megawati Jengkel Anggota Keluarga Maju Pilkada, Begini Komentar Masinton

Megawati kerap mengingatkan hal tersebut dalam setiap pembekalan kader.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 26 Februari 2020  |  12:05 WIB
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berbicara dalam acara Bu Mega Bercerita di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar
Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berbicara dalam acara Bu Mega Bercerita di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (7/1/2019). - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis,com, JAKARTA - Politikus PDIP Masinton Pasaribu mengatakan pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang mewanti-wanti agar seluruh kadernya tak memaksa keluarga maju di Pemilu 2024, bukan hal baru.

Megawati kerap mengingatkan hal tersebut dalam setiap pembekalan kader.

"Kira-kira dua tahun lalu sudah disampaikan bahwa PDIP partai terbuka, bukan partai keluarga," kata dia di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (26/2/2020).

Masinton juga menyampaikan bahwa pernyataan Megawati tanpa indikasi untuk menyindir pihak tertentu.

 "Jauh sebelum Gibran dicalonkan, Bu Mega sudah menyatakan itu. Engga ada kaitannya."

Sebelumnya, Megawati mengaku jengkel karena ada partai yang memaksakan anggota keluarganya mengikuti Pemilihan Umum 2024.

“Berhentilah, kalau kalian punya anak, anaknya itu enggak bisa, jangan dipaksa-paksa. Jengkel loh saya. Lah iya loh, ngapain sih kayak enggak ada orang. Kader itu ya anak kalian juga loh. Gimana yo,” kata Megawati saat memberikan pengarahan kepada calon kepala daerah peserta Pilkada 2020 di DPP PDIP, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Megawati mengatakan, pada 2024, dunia perpolitikan Indonesia akan berubah dan terjadi regenerasi. Sebab, sosok seperti dirinya sudah mulai pudar. Sehingga harus anak-anak muda yang didorong.

Nyatanya, kata dia, masih ada yang mendorong anggota keluarga, seperti anak, istri, hingga ponakan untuk menjadi calon pemimpin.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati pdip Pilkada 2020

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top