Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KPK Bentuk Tim Satgas Khusus Bekuk Harun Masiku

Satgas dibentuk lantaran hingga saat ini tersangka atau buronan kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) Harun Masiku belum juga membuahkan hasil.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  00:52 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK RI, Jakarta, Jumat (14-2-2020). ANTARA - Benardy Ferdiansyah
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK RI, Jakarta, Jumat (14-2-2020). ANTARA - Benardy Ferdiansyah

Bisnis.com, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah membentuk tim satgas khusus untuk menemukan calon legislatif PDIP Harun Masiku.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwarta mengatakan, hingga saat ini tersangka atau buronan kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) tersebut belum juga membuahkan hasil.

"Kami sudah keluarkan stagam khusus, dan sudah keluarkan daftar pencarian orang (DPO) tapi belum dapatkan," kata Alex, Jumat (14/2/2020) malam.

Dia mengatakan hingga saat ini KPK masih melakukan pencarian. Meskipun demikian, dia enggan menanggapi alasan lambatnya pencarian buronan tersebut. Apalagi, pencarian sudah berlangsung kurang lebih satu bulan. KPK masih menaruh harapan terhadap Polri yang melakukan pencarian.

"Jadi tidak bicara 1 bulan, 2 bulan, kalau fakta sampai belum dapat artinya informasi itu belum kami dapatkan," katanya.

Menurutnya, klarifikasi dari Harun Masiku dibutuhkan untuk dikonfrontasi dengan pernyataan lain. Hal tersebut dimaksudkan untuk merampungkan rangkaian proses pemeriksaan yang menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham Azis menyebutkan bahwa 34 Polda dan 540 Polres telah melakukan perburuan terhadap buron Harun Masiku. Kepolisian mengaku sudah melakuan pencarian ditempatyang terkait dengan Harun seperti rumah dan juga tempat tokrongan. Namun, pencarian itu juga masih nihil hasil.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Harun Masiku
Editor : Yustinus Andri DP
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top