Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Virus Corona: Ada Satu Warga AS Bersuami WNI Di Karantina Natuna

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Widyawati mengungkapkan bahwa satu warga negara asing (WNA) yang ikut dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau, merupakan warga negara Amerika Serikat (AS).
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  15:27 WIB
Dua petugas medis berjalan usai melakukan observasi Warga Negara Indonesia (WNI) pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat
Dua petugas medis berjalan usai melakukan observasi Warga Negara Indonesia (WNI) pascaevakuasi dari Wuhan, Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Kesehatan Widyawati mengungkapkan bahwa satu warga negara asing (WNA) yang ikut dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau, merupakan warga negara Amerika Serikat (AS).

Hal itu ia konfirmasi langsung dari Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono yang saat ini tengah memantau kegiatan observasi WNI yang dipulangkan dari Hubei, China, karena wabah virus Corona.

"WNA tersebut warga AS dan diikutkan observasi karena kekuar dari wilayah yang dalam karantina, yakni Wuhan, Hubei," kata Widyawati di Kantor Kemenkes, Rabu (5/2/2020).

Sebelumnya, sebanyak 237 WNI yang tinggal di Provinsi Hubei dan satu WNA yang bersuami seorang WNI, dievakuasi ke Indonesia pada Minggu (2/2/2020). Setibanya di Indonesia, mereka menjalani karantina selama 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pecegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono memastikan sebanyak 285 orang yang menjalani observasi di Natuna dalam kondisi sehat.

Sebanyak 285 orang tersebut terdiri atas 238 orang yang dievakuasi dari China, 5 tim aju Kemenlu, 18 kru pesawat Batik Air, dan 24 tim penjemput.

"Dilakukan pemeriksaan suhu tubuh dan kondi kesehatan secara umum. Sejauh ini tidak ada peningkatan suhu tubuh yang terdeteksi dan keluhan batuk, pilek, sesak napas yang diduga berkaitan dengan novel coronavirus," kata Anung.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top