Ketua MPR Bambang Soesatyo: WNI yang Dievakuasi ke Natuna Sehat

Bambang Soesatyo menegaskan bahwa WNI yang dievakuasi dari China ke Natuna, Kepulauan Riau berada dalam kondisi sehat. Namun, ujarnya, tetap perlu dilakukan observasi untuk mencegah penularan. Bamsoet menyayangkan respons warga Natuna yang menolak hingga melakukan demonstrasi. 
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  13:47 WIB
Ketua MPR Bambang Soesatyo: WNI yang Dievakuasi ke Natuna Sehat
Ketua MPR Bambang Soesatyo (kedua kiri) mengunjungi Kantor Wapres Ma'ruf Amin di Jakarta, Selasa (4/2/2020). - Bisnis/Nindya Aldila

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Bambang Soesatyo meminta warga Natuna menerima WNI dari China menjalani masa karantina di kepulauan tersebut. 

Bamsoet, demikian nama populer Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa WNI yang dievakuasi dari China ke Natuna, Kepulauan Riau berada dalam kondisi sehat. Namun, ujarnya, tetap perlu dilakukan observasi untuk mencegah penularan virus Corona. Bamsoet menyayangkan respons warga Natuna yang menolak hingga melakukan demonstrasi. 

“Yang datang ke Natuna adalah saudara kita sendiri dan tidak sepatutnya sesama saudara saling menolak. Intinya mereka sehat,” kata Bamsoet usai menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Kantor Wapres, Selasa (4/2/2020).

Bamsoet juga meminta pemerintah untuk terus melakukan sosialisasi dengan menjelaskan ke warga Natuna terkait kondisi WNI yang sedang menjalani masa karantina. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari penolakan yang lebih keras akibat berita hoaks yang beredar. 

“Mereka bukanlah berbahaya, bukanlah menyebar penyakit atau membawa penyakit, seharusnya dirangkul dan seharusnya [warga Natuna] punya empati,” tutur Bamsoet.

Sebelumnya, sebanyak 238 WNI berhasil dievakuasi dari Wuhan, China. Mereka diberangkatkan pada Minggu (2/2), menuju Bandara Hang Nadim, Batam. Selanjutnya mereka diterbangkan ke Pangkalan Udara TNI Raden Sadjad Ranai, Natuna.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
natuna, virus corona

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top