Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Virus Corona, Satu Hal Penting Bikin WNI dari Wuhan Diisolasi di Batam

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Batam, Achmad Farchanni, menyampaikan pemeriksaan kesehatan para WNI tersebut akan dilaksanakan sesuai dengan aturan proses karantina yang berlaku.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 01 Februari 2020  |  18:31 WIB
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memindai suhu tubuh (thermoscan) anak buah kapal (ABK) Nong Lyla dari negara China menggunakan alat termometer di yang berlabuh di pelabuhan IPC Panjang, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (29/1/2020). Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang telah mewabah di beberapa negara khususnya Tiongkok. ANTARA FOTO - Ardiansyah
Petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) memindai suhu tubuh (thermoscan) anak buah kapal (ABK) Nong Lyla dari negara China menggunakan alat termometer di yang berlabuh di pelabuhan IPC Panjang, Bandar Lampung, Lampung, Selasa (29/1/2020). Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona yang telah mewabah di beberapa negara khususnya Tiongkok. ANTARA FOTO - Ardiansyah

Bisnis.com, JAKARTA - Pemulangan rombongan Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China, ke Batam akan disertai pemeriksaan kesehatan di dalam pesawat. Hal ini dilakukan lantaran seluruh rombongan akan langsung dipindahkan ke pesawat lain tanpa melalui proses tunggu.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Batam, Achmad Farchanni, menyampaikan pemeriksaan kesehatan para WNI tersebut akan dilaksanakan sesuai dengan aturan proses karantina yang berlaku. Pemeriksaan pun menekankan pada suhu tubuh tiap WNI.

“Diperkirakan proses pemeriksaan itu akan memakan waktu sekitar satu jam,” kata Achmad di Batam, Sabtu (1/2/2020).

Ia menambahkan, jika di antara rombongan WNI yang terindikasi virus corona, maka akan langsung diisolasi di Batam.

“Yang pasti, jika suhu tubuh salah satu WNI di atas 38 derajat Celcius, maka akan langsung diisolasi dan kami sudah siap dengan hal ini. Sebab dua rumah sakit yakni RSUD Embung Fatimah dan RS BP sudah menyediakan ruang isolasi,” ujar Achmad.

Meski begitu, berdasarkan informasi yang didapat, Achmad menegaskan bahwa seluruh rombongan WNI itu dalam keadaan sehat.

Achmad menambahkan, selain melakukan pemeriksaan kesehatan pada seluruh WNI, pesawat Batik Air yang mengangkut mereka juga akan diberi disinfektan. Hal itu dilakukan guna mencegah penyebaran virus atau bakteri lainnya,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kepulauan Riau (Kepri) Tjetjep Yudayana mengatakan, setibanya di Natuna, rombongan WNI itu akan dikarantina Rumah Sakit (RS) TNI Terintegrasi Tingkat III Lanud Raden Sadjad.

“Di sana tersedia ruang isolasi dan mampu menampung sekitar 300 orang. Intinya kami sudah siap dalam hal ini,” sebutnya.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china karantina virus corona

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top