Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ancaman Kedigdayaan Hub Pelayaran Singapura Semakin Dekat

Tantangan Singapura untuk mempertahankan status hub pelayaran global kian besar jelang aktivasi penuh jalur pelayaran Rute Laut Utara di Arktik, Rusia.
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  08:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA-Tantangan Singapura untuk mempertahankan status hub pelayaran global kian besar jelang aktivasi penuh jalur pelayaran Rute Laut Utara di Arktik, Rusia.

Jalur pelayaran yang dikontrol oleh pemerintah Rusia ini efektif memangkas waktu tempuh kapal dari Benua Amerika ke Eropa dan Asia Timur atau sebaliknya.

Dahulu, jalur ini sulit untuk dilewati karena ketebalan es yang menyelimuti lautnya sehingga Rute Laut Utara hanya dibuka pada musim panas.

Pembukaan jalur Rute Laut Utara sepanjang tahun hanya tinggal menunggu waktu seiring ketebalan es di Artik yang semakin tipis dan Singapura sebagai hub pelayaran harus bersaing untuk mendapatkan pasar.

Artinya, Negeri Jiran tersebut harus berlomba menawarkan harga singgah kapal yang lebih murah dan bongkar muat yang lebih cepat.

Rute Laut Utara mampu memangkas waktu tempuh kapal hingga 30% dibandingkan jalur konvensional seperti Selat Malaka dan Terusan Suez. Alhasil, pelabuhan di Singapura berpotensi kehilangan kunjungan kapal hingga 130.000 unit per tahun.

Menteri Luar Negeri Singapura Sam Tan menuturkan rute baru ini pada tahap awal hanya akan diarungi oleh kapal tanker yang membawa minyak dan gas untuk Rusia, China dan Jepang.

Dia menilai prediksi terkait dengan pengembangan rute ini dalam dua dekade ke depan sulit diperoleh. Oleh sebab itu, Singapura harus mengkaji perkembangan tersebut.

"Kami tidak dapat menunggu hingga semuanya jelas sebelum kami mulai melakukan sesuatu. Itu akan terlambat," ujar Tan, seperti dikutip Bloomberg.

Dia menambahkan Singapura harus memperkuat posisinya sebagai hub pelayaran di Asia Tenggara. Langkah ini untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan kepentingan komersial Singapura.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top