Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bertemu Pengusaha Vietnam, Menlu Retno Dorong Investasi Dua Arah

Pemerintah akan terus mendukung dan melindungi outbound investment Indonesia di Vietnam dan mendorong investasi Vietnam di Indonesia.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  16:50 WIB
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. - Twitter @Menlu_RI
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi. - Twitter @Menlu_RI

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah akan terus mendukung dan melindungi outbound investment Indonesia di Vietnam dan mendorong investasi Vietnam di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuan dengan Country Market Manager Traveloka Vietnam Huynh May Thy, dan General Director Hai Nam Co. Ltd Nguyen Thi Thu Sac di Ho Chi Minh City, Rabu (15/1/2020).

Dalam pertemuan dengan Traveloka Vietnam, Retno menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong dibukanya jalur penerbangan langsung Indonesia - Vietnam oleh maskapai Indonesia.

“Saya telah dan akan terus berkomunikasi dengan Menlu Vietnam untuk memfasilitasi izin pembukaan jalur langsung tersebut bagi maskapai-maskapai Indonesia," kata Retno, dikutip dari keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri, Kamis (16/1/2020).

Pemerintah RI turut mendorong peningkatan konektivitas udara Indonesia - Vietnam melalui pembukaan dua jalur penerbangan langsung Ho Chi Minh City – Bali pada 2019.

Pembukaan penerbangan langsung turut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah wisatawan RI ke Vietnam sebesar 20 persen dan jumlah wisatawan Vietnam ke Indonesia sebesar 21 persen pada 2019.

Pihak Traveloka menyampaikan bahwa terbatasnya pilihan penerbangan langsung menjadikan harga tiket masih mahal. Pembukaan jalur penerbangan langsung oleh maskapai Indonesia akan berdampak signifikan pada peningkatan arus wisatawan.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Hai Nam Co. Ltd, perusahaan importir perikanan, Retno mendorong peningkatan impor produk perikanan Indonesia dari perusahaan tersebut.

Tahun lalu, Hai Nam Co. Ltd mengimpor produk perikanan senilai kurang lebih US$2.5 juta dari Indonesia.

“Selain peningkatan impor produk perikanan Indonesia, Indonesia juga harapkan Hai Nam Co. Ltd dapat melakukan investasi joint venture dengan perusahaan Indonesia untuk membangun pabrik pengolahan perikanan di Indonesia,” kata Retno.

Sehubungan dengan hal tersebut, Indonesia mengundang Chairman Hai Nam Co. Ltd. berkunjung ke Indonesia untuk melihat potensi perikanan di beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Natuna.

Traveloka memulai ekspansinya ke beberapa negara di Asia Tenggara pada 2015 dan menjadi salah satu unikorn Indonesia yang melakukan ekspansi ke Vietnam. Traveloka masih mendominasi pasar untuk travel aplikasi online di Vietnam dengan permintaan yang tinggi untuk sektor penerbangan.

Sementara itu, Hai Nam Co., Ltd merupakan perusahaan perikanan swasta yang berdiri 1982 dan memiliki 2.500 pekerja. Hai Nam juga telah mengekspor seafood ke AS, Jepang, Eropa, dan Taiwan. Hai Nam saat ini mengimpor produk perikanan dari beberapa negara, termasuk Indonesia.<

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

retno l.p. marsudi indonesia vietnam
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top