Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Unjuk Rasa tetap Berlangsung meski Hong Kong tengah Merayakan Natal

Para pengunjuk rasa anti-pemerintah di Hong Kong menyatakan bahwa meskipun hari raya natal, unjuk rasa akan tetap berlangsung.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 26 Desember 2019  |  00:36 WIB
Pengunjuk rasa anti pemerintah meminta maaf atas kerusuhan yang terjadi di bandara Hong Kong, China, Rabu (14/8/2019). - Reuters/Thomas Peter
Pengunjuk rasa anti pemerintah meminta maaf atas kerusuhan yang terjadi di bandara Hong Kong, China, Rabu (14/8/2019). - Reuters/Thomas Peter
Bisnis.com, JAKARTA — Para pengunjuk rasa anti-pemerintah di Hong Kong menyatakan bahwa meskipun hari raya Natal, unjuk rasa akan tetap berlangsung.
 
Ratusan pengunjuk rasa yang berpakaian hitam dan memakai topeng wajah turun ke pusat perbelanjaan di wilayah perkotaan pada Rabu (25/12/2019). Mereka meneriakkan slogan-slogan populer seperti "Bebaskan Hong Kong! Revolusi zaman kita!"
 
Aksi unjuk rasa berubah menjadi lebih konfrontatif selama musim liburan, walaupun pada awal Desember aksi sempat menjadi lebih damai setelah kandidat pro-demokrasi memenangkan pemilihan dewan tingkat distrik.
 
"Konfrontasi itu diharapkan, tidak peduli meskipun ini Natal," ujar Chan, salah seorang pekerja restoran berusia 28 tahun yang merupakan bagian dari kerumunan massa di distrik Mong Kok, pada Rabu (25/12/2019) dilansir dari Reuters.
 
Para pengunjuk rasa berbaris melalui pusat-pusat perbelanjaan yang dipenuhi dekorasi Natal. Salah satu mal di distrik Sha Tin terpaksa tutup lebih awal ketika polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan massa di sana.
 
“Saya kecewa pemerintah masih tidak menanggapi salah satu dari tuntutan kami. Kami terus keluar [berunjuk rasa] bahkan jika kami tidak memiliki banyak harapan," ujar Chan.
 
Polisi anti huru-hara berpatroli di sekitaran pusat kota, sementara para turis dan pembeli yang banyak menggunakan topi Santa atau tanduk rusa berjalan melewati jejeran polisi. Polisi menyatakan bahwa kerusuhan tersebut masih terkendali.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hongkong
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top