Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Suharso Monoarfa Masuk Bursa Calon Ketum PPP

Pemilihan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan dilakukan dalam Muktamar IX.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 15 Desember 2019  |  14:24 WIB
Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari
Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa tiba di Kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta, Selasa (22/10/2019). - ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa masuk bursa Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan.

Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan Achmad Baidowi seusai menutup Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (15/12/2019).

Seperti dilansir Tempo, Baidowi menuturkan pemilihan ketua umum bakal dilakukan dalam Muktamar IX setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. Dia menyebutkan ada lima tokoh yang masuk bursa untuk berkompetisi dalam pemilihan ketua umum.

Kelimanya adalah Suharso Monoarfa yang sekarang menjabat sebagai Plt Ketua Umum PPP, Arsul Sani yang saat ini menjadi Sekretaris Jenderal PPP, Ahmad Muqowam, Amir Uskara yang merupakan Ketua Fraksi DPR RI, serta Mardiono yang kini menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Baidowi menyatakan khusus Mardiono, ada ketentuan yang melarang rangkat jabatan bagi anggota Wantimpres.  

"Apakah beliau tetap di Wantimpres atau maju menjadi ketua umum, tergantung beliau," ujarnya.

Adapun syarat menjadi ketua umum adalah pernah menjadi pengurus DPP atau DPW (pengurus tingkat provinsi) selama satu periode. 

Sementara itu, mekanisme pemilihan akan menunggu keputusan peserta Muktamar IX. Pasalnya, partai tersebut menggunakan mekanisme pemilihan ketua umum yang berbeda-beda. 

"Ada yang melalui pemilihan, ada yang melalui formatur, ada yang aklamasi. Tergantung dinamika peserta Muktamar IX PPP," ucap Baidowi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ppp Suharso Monoarfa

Sumber : Tempo

Editor : Annisa Margrit
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top