Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Jokowi Pangling Lihat Nadiem Makarim yang Pakai Seragam SMA

Tiga orang menteri yakni Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim masing-masing menjajal akting di depan Presiden Joko Widodo
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 09 Desember 2019  |  16:45 WIB
Para Menteri Kabinet Indonesia Maju saat memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. - Setkab
Para Menteri Kabinet Indonesia Maju saat memperingati Hari Antikorupsi Sedunia. - Setkab

Kabar24.com, JAKARTA — Ada cara tersendiri yang dilakukan oleh menteri di Kabinet Indonesia Maju untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Harkodia) pada Senin (9/12/2019).

Tiga orang menteri yakni Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim masing-masing menjajal akting di depan Presiden Joko Widodo dan para tamu undangan yang hadir dalam Pentas #Prestasi TanpaKorupsi, yang digelar di SMK Negeri 57, Pasar Minggu, Jakarta.

Pada pentas tersebut Menteri BUMN berperan sebagai tukang bakso, Mendikbud berperan sebagai siswa kelas I SMA, dan Menparekraf berperan sebagai siswa kelas XII atau kelas 3 SMA.

“Pak Mendikbud, Mas Menteri Dikbud, Mas Nadiem Makarim. Saya tadi ketemu di depan, saya pikir kelas 3, ternyata kelas 1,” kata Presiden Jokowi mengomentari peran Mendikbud dalam pentas tersebut.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi mengatakan, pesan penting yang bisa ditangkap dari pentas tersebut adalah perilaku korupsi harus ditanamkan sejak dini untuk tidak dilakukan.

"Sekecil apapun itu tetap korupsi. Tidak gede, tidak kecil, tidak boleh! Yang kedua yang namanya KKN; korupsi, kolusi, nepotisme tidak boleh. “Anak-anak harus tahu mengenai ini. Karena korupsilah yang banyak menghancurkan kehidupan kita, kehidupan negara kita, kehidupan rakyat kita,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden mengingatkan, bahwa tidak hanya korupsi masalah uang, korupsi masalah waktu pun juga tidak boleh.

“Karena dari situlah bibit-bibit korupsi itu muncul, dimulai dari yang kecil-kecil. Kalau enggak diperhatikan nanti akan membesar, membesar, membesar dan menjadi betul-betul sebuah korupsi besar betul,” tutur Presiden Jokowi.

Mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly, Mendikbud Nadhiem Makarim, Menparekraf Wishnutama, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi Kabinet Jokowi-Ma'ruf kabinet indonesia maju
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top