Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pilkada Langsung : Pilkada Asimetris Dinilai Jalan Tengah

Pilkada asimetris bisa lebih diterima karena tidak menghapus pilkada langsung, dan juga dibuka ruang adanya pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 November 2019  |  10:49 WIB

Bisnis.com, KUPANG - Gagasan soal pilkada asimetris dinilai bisa menjadi jalan tengah dalam penyelenggaraan pemilihan kepada daerah di Indonesia.

Ahmad Atang, Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Kupang mengatakan pilkada asimetris bisa lebih diterima karena tidak menghapus pilkada langsung, dan juga dibuka ruang adanya pemilihan kepala daerah melalui DPRD.

"Gagasan Mendagri ini, menurut saya merupakan pemikiran jalan tengah untuk mengakomodir dua kutub wacana antara menghapus pemilu kepala daerah dan mempertahankan pemilu kepala daerah," kata Ahmad Atang kepada Antara di Kupang, Minggu (24/11/2019).

Pemerintah melalui Mendagri memunculkan gagasan tentang pilkada asimetris. Sistem ini memungkinkan antara satu daerah dengan daerah lainnya memiliki mekanisme berbeda dalam memilih kepala daerah.

Gagasan sistem pilkada asimetris ini karena setiap daerah memiliki kondisi dan kualitas demokrasi yang berbeda.

Ahmad Atang mengatakan, dengan sistem pilkada asimetris bisa menjadi solusi politik berbiaya tinggi.

Menurut dia, gagasan ini merupakan pemikiran jalan tengah yang disodorkan pemerintah, untuk mengakomodir dua kutub. Satu kutub ada yang menghendaki agar pemilukada dihapus karena berbagai alasan dan di kutub lain ada yang mempertahankan pemilukada.

Dia mengatakan, pilkada asimetris dapat dipastikan dengan memperhatikan kekhasan lokal yang menimbulkan pemborosan politik ekonomi biaya tinggi.

Selain memperhatikan adanya kerentanan terhadap eskalasi lokal menjadi pertimbangan untuk menetapkan daerah tersebut berlaku pilkada atau tidak dalam pemilihan kepala daerah.

Hanya saja, mesti dibangun kriteria daerah mana yang memiliki kekhasan untuk tetap melaksanakan pilkada langsung, dan daerah mana yang pemilihan kepala daerahnya dikembalikan kepada DPRD, katanya Ahmad Atang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pilkada 2020

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top