Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres Ma'ruf Amin : Penanganan Terorisme Harus Menyeluruh

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa munculnya kembali serangan teror bom bunuh diri di Medan, Sumatra Utara kemarin harus dilihat sebagai dampak dari belum menyeluruhnya penanganan antiterorisme.
Anggara Pernando
Anggara Pernando - Bisnis.com 15 November 2019  |  16:01 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mencermati perlunya penanganan dan pencegahan aksi terorisme dari hulu hingga hilir. - Antara/Rivan Awal Lingga
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mencermati perlunya penanganan dan pencegahan aksi terorisme dari hulu hingga hilir. - Antara/Rivan Awal Lingga

Kabar24.com, JAKARTA — Pemerintah berkomitmen melakukan penanganan terorisme secara menyeluruh dengan hulu hingga hilir.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan bahwa munculnya kembali serangan teror bom bunuh diri di Medan, Sumatra Utara kemarin harus dilihat sebagai dampak dari belum menyeluruhnya penanganan antiterorisme.

"Harus kita tangani sumber-sumber yang menyebabkan terjadinya radikalisme, baik di dalam negeri atau juga mungkin pengaruh orang-orang yang di luar negeri atau sekolah di luar negeri," kata Ma'ruf di Istana Wakil Presiden Jakarta, Jumat (15/11/2019).

Menurutnya, penanganan terorisme yang menyeluruh akan menjadi program utama dalam kabinet Indonesia Maju.

"Kami ingin penanganan radikalisme itu jadi arus utama program nasional kita. Penanganannya dilakukan secara komprehensif dari hulu sampe ke hilir," katanya.

Pengarusutamaan program penanganan radikalisme ini akan dilakukan dengan melibatkan semua pemangku kepentingan baik pemerintah maupun juga komponen masyarakat seperti organisasi masyarakat terkait Islam.

"Jadi ada sinergitas dan termonitor. Sehingga hasil daripada langkah-langkah [penanganan terorisme] itu terukur bisa diketahui dari satu periode ke periode yg lain, satu waktu ke waktu yang lain," katanya.

Penanganan menyeluruh ini akan dimulai dari sektor pendidikan. Ma'ruf mencontohkan sejumlah sekolah taman kanak-kanan ataupun sekolah dasar yang mengenalkan siswanya dengan tokoh radikal.

"Seperti membawa poster-poster tokoh yang justru dia itu tokoh radikal namun dikenalkan kepada [murid] PAUD," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terorisme Ma'ruf Amin wapres ma'ruf amin
Editor : Stefanus Arief Setiaji
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top