Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri Agama Fachrul Razi: ASN Bercelana Cingkrang Silakan Keluar

Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan penggunaan celana cingkrang oleh aparatur sipil negara (ASN) tidak sesuai aturan.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 01 November 2019  |  09:17 WIB
Menteri Agama Fachrul Razi: ASN Bercelana Cingkrang Silakan Keluar
Menteri Agama Jenderal (Purn) Fachrul Razi - Kemenag.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Agama Fachrul Razi mengatakan penggunaan celana cingkrang oleh aparatur sipil negara (ASN) tidak sesuai aturan.

Dia mempersilakan ASN yang tidak terima aturan itu untuk keluar.

“Misal ditegur celana, kok, tinggi gitu? Kamu nggak lihat aturan negara gimana? Kalau nggak bisa ikuti (aturan), keluar kamu,” ucap Fachrul di kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (31/10/2019).

Fachrul menekankan agar ASN mengikuti semua aturan, termasuk cara berpakaian. Meski tak bisa dipersoalkan dari segi agama, Fachrul menyebut celana cingkrang melanggar aturan berpakaian ASN.

“Masalah celana cingkrang itu tidak bisa dilarang dari aspek agama, karena memang agama pun tidak melarang. Tapi dari aturan pegawai bisa (dilarang),” kata dia.

Menurut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016, ASN pria diwajibkan menggunakan celana panjang yang menutupi mata kaki.

Adapun yang disebut celana cingkrang, biasanya ujung celana ada di atas mata kaki. Sebelumnya, Fachrul juga bercerita soal ASN yang tidak ikut menyanyikan Indonesia Raya dalam sebuah acara.

Fachrul mengaku gera, karena tidak menghargai aturan. Fachrul pun menyuruh ASN tersebut untuk keluar bila tak menghargai lagu Indonesia Raya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

menteri agama ASN

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top