Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Agar Efektif, Seperti Ini Usulan Pembagian Tugas Antara Menteri dan Wakil Menteri

Chairman Institute for Policy Reform Riant Nugroho mengatakan bahwa menteri tetap memiliki peran sebagai pengambil kebijakan dengan orientasi kepada hasil kerja.
Stefanus Arief Setiaji
Stefanus Arief Setiaji - Bisnis.com 28 Oktober 2019  |  17:34 WIB
Agar Efektif, Seperti Ini Usulan Pembagian Tugas Antara Menteri dan Wakil Menteri
Pelantikan Wakil Menteri oleh Presiden Joko Widodo - Antara

Kabar24.com,  JAKARTA — Kementerian di Kabinet Indonesia Maju yang memiliki menteri dan wakil menteri perlu segera melakukan pembagian tugas untuk mencapai sasaran kerja yang terukur dalam 5 tahun mendatang.

Dalam keterangan resminya, Senin (28/10/2019), Chairman Institute for Policy Reform Riant Nugroho mengatakan bahwa menteri tetap memiliki peran sebagai pengambil kebijakan dengan orientasi kepada hasil kerja.

Adapun, wakil menteri dalam kerjanya dapat diarahkan untuk mengawasi kerja dengan orientasi pada proses pengambilan kebijakan yang efektif dan efisien.

Saat diminta tanggapannya oleh Bisnis beberapa waktu lalu, Riant menjelaskan bahwa pengisian pos wakil menteri sangat membantu khususnya di kementerian yang memiliki beban pekerjaan cukup besar.

Hanya saja, Riant mengingatkan agar pos wakil menteri diisi oleh satu orang saja yang bertugas membantu menerjemahkan gagasan presiden pada tataran universal-keilmuan.

Selain itu, jabatan wamen jangan sampai tumpang tindih dengan tugas kesekjenan di kementerian/lemabag termasuk tumpang tindih dengan tugas direktur jenderal atau deputi.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu Presiden Joko Widodo melantik 12 orang wakil menteri untuk menempati pos di Kementerian Agama; Kementerian Pertahanan; Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi; Kementerian Agraria dan Tata Ruang; Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Kementerian Perdagangan; Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat; Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Kementerian Keuangan; Kementerian Luar Negeri; dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Dari seluruh pos itu, Kementerian BUMN memiliki dua orang wakil menteri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabinet Jokowi-Ma'ruf kabinet indonesia maju
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    back to top To top