Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tidak Dapat Jatah, PKB Minta Jokowi Tambah Wamen Lagi

Presiden Joko Widodo melantik 12 orang untuk menjadi wakil menteri. Tidak ada kader Partai Kebangkitan Bangsa yang ditarik.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 25 Oktober 2019  |  15:49 WIB
Tidak Dapat Jatah, PKB Minta Jokowi Tambah Wamen Lagi
Pelantikan Wakil Menteri oleh Presiden Joko Widodo - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo melantik 12 orang untuk menjadi wakil menteri. Tidak ada kader Partai Kebangkitan Bangsa yang ditarik.

Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid berharap ada penambahan lagi sehingga tersedia slot untuk partainya.

“Ya untuk posisi yang baik siapa sih yang tidak berharap,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (25/10/2019).

Jazilul menjelaskan bahwa jangan melihat jabatan wamen dari sisi negatifnya saja, yaitu untuk bagi-bagi kekuasaan. Dia meyakini orang nomor dua di kementerian berfungsi untuk mempercepat pelayanan.

“Bahwa unsurnya ada profesional ada politik, itu yang dari dulu saya sampaikan jabatan poltik tidak mengenal unsurnya dari mana. Tidak ada unsur karena itu proporsi politik kok,” jelasnya.

Wamen di periode kedua Jokowi lebih banyak dari sebelumnya, yaitu dari 3 jadi 12. Jazilul menuturkan bahwa posisinya untuk mengganti fungsi pejabat eselon yang Jokowi bakal pangkas.

“Sehingga posisi wamen akan lebih keliatan. Kalo kemarin itu seperti dirjen [direktur jenderal] atau sekjen [sekretaris jenderal],” ucapnya.

Sebelumnya Jokowi berencana memangkas jumlah eselon di pemerintahan yang terlalu banyak. Hal itu bertujuan untuk menyederhanakan birokrasi.

“Penyederhanaan birokrasi harus terus kita lakukan besar-besaran. Investasi untuk penciptaan lapangan kerja harus diprioritaskan. Prosedur yang panjang harus dipotong,” katanya saat pidato perdana setelah dilantik jadi presiden di Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabinet Jokowi-Ma'ruf
Editor : Sutarno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top