Wamen Termuda, Inilah Karier Politik dan Bisnis Angela Tanoesoedibjo

Presiden Joko Widodo alias Jokowi memanggil para calon wakil menteri untuk mengisi Kabinet Indonesia Maju ke Istana Negara di Jakarta pada Jumat (25/10/2019). Salah satunya Angela Tanoesoedibjo.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 25 Oktober 2019  |  11:06 WIB
Wamen Termuda, Inilah Karier Politik dan Bisnis Angela Tanoesoedibjo
Angela Tanoesoedibjo dan Presiden Joko Widodo - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo alias Jokowi memanggil para calon wakil menteri (wamen) untuk mengisi Kabinet Indonesia Maju ke Istana Negara di Jakarta pada Jumat (25/10/2019). Salah satunya Angela Tanoesoedibjo. 

Angela datang pada Jumat (25/10/2019) pagi. Mengenakan kemeja putih ala kostum kabinet Jokowi. Angela tampak melambaikan tangan ke wartawan sembari melempar senyum. Tanpa banyak keterangan, ia langsung masuk ke gedung Istana Negara. 

Di jajaran kabinet Jokowi, Angela tampaknya merupakan salah satu pejabat termuda. Ia menjadi representasi pejabat milenial di Kabinet Indonesia Maju, layaknya menteri muda yang telah ditunjuk Jokowi sebelumnya, yaitu mantan bos Gojek Nadiem Makarim.

Angela merupakan putri sulung dari Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Belakangan, ia mengikuti jejak ayahnya di dunia politik.

Angela mencoba peruntungannya di dunia politik dengan maju sebagai caleg di Pileg 2019 dari Perindo Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo. Namun, ia gagal. 

Meski kiprahnya di perpolitikan baru, Angela sudah ditunjuk menempati posisi pucuk di partai. Dalam struktur pengurus Partai Perindo, perempuan kelahiran Ottawa, Jepang, 23 April 1987, ini tercatat sebagai wakil sekretaris jenderal. 

Sebelum berkecimpung di dunia politik, Angela lebih dulu menekuni bisnis. Anak pertama dari lima bersaudara itu menjabat sebagai staf keuangan pada 2010 di perusahaan keluarganya, MNC Group. Dunia itu ia geluti setelah mentas dari Universitas Teknologi di Syndey, Australia, dan Universitas New South Wales. 

Dua tahun setelah menjadi staf, jabatannya terkerek. Ia langsung melompat sebagai Co-managing Director di MNC Channel dan berpartner dengan Lala Hamid.

Kariernya mulus di perusahaan ayahnya. Pada 2014, ia langsung dibebani tugas sebagai Managing Director Global TV. Kala itu, usianya baru 27 tahun.

Kemudian, pada 2018, ia sudah diangkat menjadi managing director di dua channel sekaligus, yaitu RCTI dan GTV. 

Beberapa waktu lalu, Jokowi telah memanggil Angela Tanoesoedibjo ke Istana Negara. Pertemuan itu dinilai menjadi satu sinyal Jokowi melirik Angela sebagai calon pembantunya di pemerintahan lima tahun ke depan. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hary tanoe, kabinet indonesia maju

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top