Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Nadiem Jadi Mendikbud, PKS Khawatirkan Masa Depan Pendidikan

Presiden Joko Widodo telah mengumumkan susunan kabinet di pemerintahannya periode kedua. Dari 38 jabatan, setidaknya 21 berasal dari kalangan profesional.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  15:58 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim
Mendikbud Nadiem Makarim

Bisnis.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo telah mengumumkan susunan kabinet di pemerintahannya periode kedua. Dari 38 jabatan, setidaknya 21 berasal dari kalangan profesional.

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Aboe Bakar Alhabsyi mengapresiasi Jokowi yang telah menyusun para pembantunya karena hanya 45 persen dari partai. Ada nama-nama yang juga sangat jauh dari dunia politik. 

“Seperti penunjukan dr Terawan sebagai Menkes, Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif, Eric Thohir sebagai Menteri BUMN,” katanya melalui pesan instan, Rabu (23/10/2019).

Aboe menjelaskan bahwa kemungkinan besar ditunjuknya mereka bisa membawa ide besar dan kreatif untuk pemerintah. Akan tetapi ada juga nama yang terlihat asing pada pos kementerian yang ditugaskan.

Dia mencontohkan CEO Gojek Nadiem Makarim yang diberikan tugas sebagai menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Tentunya publik bertanya latar belakang penunjukan pebisnis sebagai menteri pendidikan.

“Tentu saya tidak meragukan kemampuan Nadiem Makarim dalam mengelola bisnis. Namun tak salah juga jika saya mengkhawatirkan nasib dunia pendidikan kita kedepan. Ini akan dilihat seperti ada gambling pada dunia pendidikan kita. Padahal ini adalah sektor yang sangat menentukan masa depan bangsa,” jelasnya.

Sementara itu saat serah terima jabatan di Gedung Kemendikbud, Nadiem mengatakan bahwa berada di lingkungan ini membuatnya harus belajar lagi karena tidak memiliki latar belakang pendidikan ataupun kebudayaan.

“Saya bukan disini untuk menjadi guru saya disini untuk menjadi murid. Saya mulai dari nol di pendidikan dan saya akan belajar sebanyak-banyaknya. Mohon sabar dengan saya, walaupun saya bukan dari latar belakang pendidikan. Tapi saya murid yang cukup baik dan saya belajar cepat,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemendikbud Nadiem Makarim
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top