PKS Minta Didoakan bisa Jalankan Fungsi Oposisi

Partai Gerindra hampir dipastikan berkoalisi dengan pemerintah setelah ketua umumnya Prabowo Subianto diminta membantu di bidang pertahanan. Dengan begini, partai pendukung Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin mencapai 73 persen di parlemen.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 22 Oktober 2019  |  20:19 WIB
PKS Minta Didoakan bisa Jalankan Fungsi Oposisi
Mardani Ali Sera, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari PKS. - Bisnis/Jaffy Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA — Partai Gerindra hampir dipastikan berkoalisi dengan pemerintah setelah ketua umumnya Prabowo Subianto diminta membantu di bidang pertahanan. Dengan begini, partai pendukung Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin mencapai 73 persen di parlemen.

Partai lainnya yang mengusung Prabowo pada pemilu 2019 belum ada yang dipanggil untuk menjadi menteri kecuali Gerindra itu sendiri. Sementara yang sudah menyatakan diri berada di oposisi baru PKS.

Mardani Ali Sera, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari PKS, mengatakan bahwa berdasarkan hitung-hitungan, suara oposisi di legislatif lemah. Akan tetapi dia berharap situasi politik bisa mengubah kuantitas tersebut.

“Boleh jadi sekarang kelihatannya semuanya masuk [pemerintahan] tetapi 3-6 bulan ke depan ketika koalisi gemuk ini, tidak terkelola dengan baik. Peluang satu persatu pindah ke oposisi ada juga gitu loh,” katanya saat ditemui wartawan di ruangannya, Selasa (22/10/2019).

Mardani menjelaskan bahwa oposisi penting bagi demokrasi. Baginya, jika seluruh partai pengusung Prabowo bersikap sama seperti PKS akan sangat ideal. Akan tetapi nyatanya tidak seperti itu.

“Karena itu buat kami yang penting sekarang ini cobalah bicara kebenaran bersama kebenaran. Maunya bersama-sama tapi kalau ternyata sendirian ya kita berdoa dan memohon dukungan agar fungsi oposisi dapat berjalan efektif,” jelasnya.

Mardani menjelaskan bahwa tidak akan mengajak partai lain untuk bersama PKS. Demokrat yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono sudah sangat ahli untuk hal seperti ini

“PAN [Partai Amanat Nasional] juga punya Amien [Rais], punya banyak kawan baik Bang Zul [Ketua Umum Zulkifli Hasan], Eddy [Soeparno sebagai sekretaris jenderal]. Buat kami politik ini kedewasaan salah satu syarat yang paling utama. Jadi ayo kita di ruang publik bisa kok saling berkomunikasi,” ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pks, Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top