Wiranto Ditusuk, Jimly Minta Jokowi Berhati-Hati Saat Blusukan

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI Jimly Asshiddiqie mengingatkan Presiden Joko Widodo agar berhati-hati saat melakukan kunjungan ke masyarakat. Peringatan ini disampaikan Jimly setelah peristiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto, kemarin.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  15:33 WIB
Wiranto Ditusuk, Jimly Minta Jokowi Berhati-Hati Saat Blusukan
Ilustrasi-Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan ke Pasar Badung, Denpasar, Sabtu 18 Mei 2019. - Bisnis/Ema Sukarelawanto

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia atau ICMI Jimly Asshiddiqie mengingatkan Presiden Joko Widodo agar berhati-hati saat melakukan kunjungan ke masyarakat. Peringatan ini disampaikan Jimly setelah peristiwa penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto, kemarin.

Jimly mengaku sedih mengetahui ada warga negara menusuk seorang menteri. Kejadian ini baru pertama kali dalam sejarah Indonesia. Dia berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi seluruh pihak.

"Saya khawatir ini, Presiden ini, jangan sampai blusukan nanti. Dalam suasana begini kita mesti hati-hari. Pengamanan harus diperketat," kata Jimly di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (11/10/2019).

Menurut Jimly masyarakat di lapisan apa pun tidak boleh melakukan tindak kekerasan atas alasan apa pun, apalagi persoalan perbedaan pendapat. Upaya menusukan terhadap Wiranto dinilai Jimly sebagai tindakan biadab.

Sementara itu, kondisi Wiranto sebut Jimly tinggal menjalani proses penyembuhan. Kemarin Menko sempat melewati operasi akibat luka tusuk di bagian perut.

"Tapi yang jauh lebih utama bagaimana kita mengimbau masyarakat apa pun perbedaan pendapat tidak boleh melakukan tindak kekerasan atas alasan apa pun," ucap Jimly.

Wiranto ditusuk oleh orang yang disebut bernama Abu Rara di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). Wiranto mengalami dua luka tusuk di bagian perut. Selain itu Kapolsek Menes juga mengalami luka di bagian pungguk akibat ditusuk pelaku.

Setelah menerima penanganan medis di rumah sakit Pandeglang, Wiranto diterbangkan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta untuk ditangani secara intensif.

Berdasarkan video dari sudut yang lebih jelas terlihat bahwa pelaku menyerang Wiranto sambil berlari. Serangan pertama itu disusul serangan kedua, pelaku masih mencoba melakukan serangan ketiga namun sejumlah orang yang berada di dekat Wiranto terlihat lebih dulu meringkus pelaku.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, wiranto

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top