Wiranto Ditusuk, Ketua DPR Minta Jangan Spekulasi Terkait Jaringan Teroris

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengecam penyerangan tersebut.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  17:58 WIB
Wiranto Ditusuk, Ketua DPR Minta Jangan Spekulasi Terkait Jaringan Teroris
Puan Maharani usai Sidang Paripurna Penetapan sebagai Pimpinan DPR RI periode 2019-2024. - Bisnis/Gloria Fransisca

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto ditusuk saat melakukan kunjungan kerja di Pandeglang, Banten. Menteri terkena dua sayatan di sekitar perut dan dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani mengecam penyerangan tersebut.

“Peristiwa itu merupakan bentuk teror. Setiap aksi teror, yang ditujukan kepada siap pun, adalah sebuah kejahatan,” katanya melalui pesan instan, Kamis (10/10/2019).

Puan menjelaskan bahwa penusukan kepada Menteri Wiranto menunjukan ancaman teroris nyata adanya. Pelaku dia simpulkan mengedepankan aksi kekerasan di alam demokrasi.

“Kita sudah sepakat bahwa demokrasi adalah cara untuk menyelesaikan segala persoalan bangsa. Protes boleh, tidak suka boleh, tapi kalau sudah membahayakan nyawa seseorang, nyawa siapa pun, itu adalah kejahatan,” jelasnya.

Puan meminta masyarakat tidak usah berspekulasi dan memercayakan penanganan kasus ini pada aparat kepolisian.

“Periksa pelakunya, dalami apakah dia lone wolf, bergerak sendiri, atau terkait jaringan teroris,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku terpapar paham radikal sehingga berani melakukan penyerangan kepada pejabat publik.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku ini terpapar paham radikal,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wiranto, puan maharani

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top