Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

AHY : Hukum Pelaku Penusukan Wiranto

Partai Demokrat meminta Kepolisian Negara RI mengungkap kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 10 Oktober 2019  |  20:25 WIB
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Rabu (22/5/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberikan keterangan usai pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Rabu (22/5/2019). - ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Partai Demokrat meminta Kepolisian Negara RI mengungkap kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto.

Komandan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengutuk keras peristiwa penusukan Menko Wiranto di Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) siang.

Dia pun meminta aparat keamanan untuk melakukan investigasi mendalam dan memberikan hukuman kepada para pelaku.

"Penyerangan secara fisik terhadap siapa pun tidak dapat dibenarkan. Apalagi, mengancam jiwa dan nyawa seseorang, termasuk kepada para pejabat negara dan seluruh masyarakat Indonesia," kata Agus dalam pernyataan tertulis, Kamis.

AHY, sapaan Agus, mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan di Tanah Air. Pemerintah, kata dia, juga harus dibantu dalam upaya melindungi seluruh rakyat Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

"Semoga Allah SWT melindungi kita semua," ujar putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Wiranto ditusuk dengan senjata tajam di Alun-alun Menes, Kecamatan Menes, Pandeglang, usai meresmikan kampus Universitas Mathlaul Anwar. Polri menyebutkan pelaku penusukan berinisial FA dan SA.

Usai kejadian, Wiranto dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Pandeglang. Selanjutnya, mantan Panglima ABRI tersebut diterbangkan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto untuk menjalani operasi atas luka tusukannya.

Selain Wiranto, turut menjadi korban penusukan adalah ajudannya, Fuad, dan Kepala Polsek Menes Kompol Dariyanto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wiranto agus harimurti
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top