Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Buah Durian Bikin Geger Penerbangan Air Canada

Pilot Air Canada Boeing 767 dengan penerbangan ROU1566 menyatakan penerbangan yang dikemudikannya dalam kondisi darurat dan menjatuhkan masker oksigen pesawat setelah penerbangan itu terusik oleh bau buah durian.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 09 Oktober 2019  |  06:49 WIB
Maskapai Air Canada - tradearabia.com
Maskapai Air Canada - tradearabia.com

Bisnis.com, JAKARTA - Pilot Air Canada Boeing 767 dengan penerbangan ROU1566 menyatakan penerbangan yang dikemudikannya dalam kondisi darurat dan menjatuhkan masker oksigen pesawat setelah penerbangan itu terusik oleh bau buah durian.

Durian adalah buah dengan bau paling menyengat di dunia.   

Pilot menyatakan Pan Pan, yakni level gawat tertinggi kedua dalam dunia penerbangan. Istilah Pan Pan digunakan untuk situasi yang serius, namun tidak mengancam jiwa.    

Penerbangan ROU1566 akhirnya putar balik ke Kota Vancouver, Kanada, karena bau durian dalam pesawat yang sulit dihilangkan.

Aroma durian berasal dari durian yang disimpan dalam ruang kargo pesawat.

Usai menemukan sumber bau, 245 penumpang dan delapan kru pesawat yang berharap segera tiba di Montreal, terpaksa harus mengalami gangguan perjalanan sekitar 37 menit.

Air Canada menolak berkomentar atas insiden ini yang terjadi pada 17 September 2019.

Bau durian diduga muncul setelah sebuah pesawat dari Indonesia dikandangkan. Dari situ, aroma durian tercium hingga sempat menimbulkan percekcokan di kabin.    

Buah durian yang bikin geger itu lalu disimpan di bagian depan kargo pesawat Air Canada ROU1566. Setelah burung besi ROU1566 mendarat di Vancouver, pesawat baru boleh melayani penerbangan setelah 20 jam sejak waktu ketibaan. 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

durian pilot

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top