Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Unjuk Rasa DPR Rusuh, Polisi : Kalau Terkepung Jangan Menyesal

Aksi demonstrasi di DPR Senayan berujung ricuh. Polisi memuntahkan ratusan tembakan gas air ke arah massa, Senin (30/9/2019) sore.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 30 September 2019  |  18:51 WIB
Masa aksi berlarian akibat tembakan gas air mata di tol dalam kota di sekitar Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (30/9). Sejumlah masa yang terdiri dari Buruh, Mahasiswa dan Pelajar STM kembali menggelar aksi gabungan di hari terakhir masa kerja DPR periode 2014-2019./JIBI - Bisnis/Arief Hermawan P
Masa aksi berlarian akibat tembakan gas air mata di tol dalam kota di sekitar Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (30/9). Sejumlah masa yang terdiri dari Buruh, Mahasiswa dan Pelajar STM kembali menggelar aksi gabungan di hari terakhir masa kerja DPR periode 2014-2019./JIBI - Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Aksi demonstrasi di DPR Senayan berujung ricuh. Polisi memuntahkan ratusan tembakan gas air ke arah massa, Senin (30/9/2019) sore.

Kerusuhan mulai terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Meski sempat mereda, usai kumandang azan kerusuhan kembali terjadi. Aksi pelemparan berbagai benda oleh massa dibalas dengan tembakan gas air mata.

"Nanti kalau terkepung jangan menyesal, jangan katakan polisi sadis. Adek-adek sudah ya," kata seorang polisi di mobil komando polisi di depan DPR, Senin (30/9/2019).

Namun massa beberapa kali menembakkan balasan menggunakan petasan atau mercon. Pun begitu sayup-sayup terdengar demonstran melalui mobil komando meminta massa untuk mundur.

"Teman-teman mari kita mundur ke arah kampus Atmajaya," teriak orator. Namun masih terlihat kerumunan massa di sekitar JCC. Sementara itu, tembakan gas air mata juga masih terdengar di persimpangan Slipi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo dpr ri
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top