Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Puluhan Mahasiswa Luka-Luka Akibat Tembakan Gas Air Mata Polisi

Mahasiswa yang terluka dan pingsan langsung diboyong menuju tempat yang aman. Dari lokasi Jalan Gatot Subroto, sebagian dari korban luka-luka dilarikan ke arah Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 24 September 2019  |  18:40 WIB
Sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR - Bisnis/Feni
Sejumlah mahasiswa mengalami luka-luka dalam aksi unjuk rasa di depan gedung DPR - Bisnis/Feni

Bisnis.com, JAKARTA--Puluhan mahasiswa menderita luka-luka akibat terkena lemparan batu dan gas air mata yang ditembak pasukan polisi di depan Gedung DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

Mahasiswa yang terluka dan pingsan langsung diboyong menuju tempat yang aman. Dari lokasi Jalan Gatot Subroto, sebagian dari korban luka-luka dilarikan ke arah Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan.

Mereka lantas diarahkan ke dalam kompleks kantor TVRI yang terletak tak jauh dari gedung DPR RI.

Sesampainya di sana, mahasiswa yang terluka langsung dibawa ke lobby gedung utama TVRI. Mereka dibaringkan di lantai yang tak beralas. Wajah-wajah mahasiswa tersebut terlihat kelelahan dan merasa kesakitan. Bahkan ada beberapa orang yang tidak sadarkan diri.

Setelah menunggu sekitar 15 menit, datang tenaga medis untuk memeriksa kesehatan mahasiswa satu per satu. Mahasiswa yang terluka diberikan air hangat dan makanan untuk menenangkan diri.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo demonstrasi
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top