Tak Ada Jaksa di Pimpinan KPK Terpilih, Jaksa Agung Beri Komentar Ini

Pimpinan KPK periode 2019-2023 sudah dipilih Komisi III DPR. Dari 5 pimpinan yang terpilih tak satu pun unsur kejaksaan di dalamnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 13 September 2019  |  14:49 WIB
Tak Ada Jaksa di Pimpinan KPK Terpilih, Jaksa Agung Beri Komentar Ini
Jaksa Agung H.M Prasetyo. JIBI/BISNIS - Sholahudin Al Ayubi

Bisnis.com, JAKARTA - Pimpinan KPK periode 2019-2023 sudah dipilih Komisi III DPR. Dari 5 pimpinan yang terpilih tak satu pun unsur kejaksaan di dalamnya.

Jaksa Agung RI H.M. Prasetyo mengaku tidak mempersoalkan tidak masuknya jaksa menjadi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

"Ya ndak apa-apa, kami punya 90 jaksa lebih di situ (KPK). Mereka yang nanti bekerja di sana untuk kasus-kasus yang ditangani oleh KPK," ujar Prasetyo di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Terkait kemungkinan tidak terpilihnya Johanis Tanak karena menyebut adanya intervensi dari Jaksa Agung dalam kasus yang melibatkan kader Partai NasDem H Bandjela Paliudju, Prasetyo menampik hal itu. Bahkan, ia menekankan untuk mengikuti seleksi capim KPK, Jaksa Agung yang mengusulkan kepada pansel.

"Ndak ada, konflik apa, yang mengatakan konflik kan kalian, ndak ada konflik. Saya usulkan Tanak untuk ikut seleksi capim KPK, konflik apa," ujar Prasetyo.

Komisi III DPR RI memilih lima orang calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023, setelah melakukan pemungutan suara atau voting yang berlangsung pada Jumat dini hari.

Kelima orang itu adalah Nawawi Pamolango (50 suara), Lili Pintouli Siregar (44 suara), Nurul Ghufron (51 suara), Alexander Marwata (53 suara), dan Firli Bahuri (56 suara).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK, jaksa agung

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top