Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Densus 88 Antiteror Tangkap 6 Terduga Teroris, Beberapa Sudah Latihan Semi Militer

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap enam terduga pelaku tindak pidana terorisme di wilayah Jawa Timur selama sepekan.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 26 Agustus 2019  |  14:17 WIB
Tim Densus 88 Anti Teror - ANTARA/Mohammad Ayudha
Tim Densus 88 Anti Teror - ANTARA/Mohammad Ayudha

Bisnis.com,  JAKARTA--Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap enam terduga pelaku tindak pidana terorisme di wilayah Jawa Timur selama sepekan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa keenam terduga teroris tersebut ditangkap karena diduga terafiliasi dengan kelompok teroris Jamaah Ansharut Daullah (JAD) wilayah Jawa Timur. 
 
Menurut Dedi, penangkapan dilakukan di beberapa lokasi yang berbeda. Terduga teroris berinisial HS ditangkap di Sampang dan BL di Lamongan pada Kamis (22/8/2019), kemudian terduga teroris KJ, S dan IP diamankan di Blitar Jumat (23/8/2019) dan terakhir terduga teroris YT ditangkap di Magetan pada Sabtu (24/8).
 
"Penangkapan ini dilakukan setelah tim penyidik Densus 88 Antiteror melakukan pengembangan kasus tindak pidana terorisme terhadap tersangka yang sebelumnya sudah ditangkap," tuturnya, Senin (26/8).
 
Dedi mengatakan beberapa terduga teroris itu telah diamankan karena terbukti melakukan idad dan latihan semi militer di daerah pegunungan wilayah Jawa Timur. Sementara, tersangka YT diamankan karena terbukti melakukan pencurian toko emas di Magetan untuk aksi amaliyah.
 
"Mereka ini sudah sempat melakukan latihan idad di pegunungan. Selain itu, mereka juga terafiliasi dengan JAD dan sempat ikut pertemuan amir di wilayah Jawa Timur," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

teroris densus 88
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top