Koalisi Kawal Capim KPK : 20 Nama yang Lolos Tak Cerminkan Cerahnya Masa Depan KPK

Lolosnya 20 capim periode 2019-2023 ini tidak menggambarkan masa depan cerah bagi KPK ke depan. 
Ilham Budhiman
Ilham Budhiman - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  17:35 WIB
Koalisi Kawal Capim KPK : 20 Nama yang Lolos Tak Cerminkan Cerahnya Masa Depan KPK
Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi saat memperlihatkan surat yang dikirimkan kepada Presiden Jokowi dan Panitia Seleksi Capim KPK, Selasa (6/8/2019)./Bisnis - Lalu Rahadian

Kabar24.com, JAKARTA - Koalisi Kawal Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mengkritisi hasil seleksi Panitia Seleksi Capim KPK menyusul lolosnya 20 kandidat, diumumkan Jumat (23/8/2019).
 
Koalisi menilai lolosnya 20 capim periode 2019-2023 ini tidak menggambarkan masa depan cerah bagi KPK ke depan. 

Kurnia Ramdhana, perwakilan dari Koalisi Kawal Capim KPK sekaligus peneliti Indonesia Corruption Watch membeberkan sejumlah alasan.

Pertama, masih adanya calon yang tidak patuh dalam melaporkan LHKPN di antara ke-20 nama tersebut.

Kedua, beberapa nama yang dinyatakan lolos seleksi mempunyai catatan kelam pada masa lalu. 

"Ini mengartikan bahwa Pansel tidak mempertimbangkan isu rekam jejak dengan baik," kata Kurnia, Jumat (23/8/2019).

Ketiga, Koalisi menyatakan bahwa Pansel KPK memiliki andil sendiri dalam lemahnya agenda pemberantasan korupsi ke depan apabila masih ada calon-calon yang lolos dengan rekam jejak bermasalah.

Menurut Kurnia, Pansel seharusnya mafhum bahwa setiap pernyataan, langkah, dan tindakan yang dijalankan mewakili sikap dari Presiden Jokowi yang telah mengamanatkannya.

Koalisi Kawal Capim KPK lantas meminta agar Presiden Joko Widodo memanggil serta mengevaluasi Pansel Capim KPK serta meminta agar Pansel lebih peka dan responsif terhadap masukan masyarakat. "Serta mencoret nama-nama yang tidak patuh melaporkan LHKPN dan mempunyai rekam jejak bermasalah," tegas Kurnia.

Koalisi Kawal Capim KPK terdiri dari Indonesia Corruption Watch (ICW), Lembaga Bantuan Hukum Jakarta, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, dan Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK), Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KonstraS), Pusat Studi Konstitusi FH UNAND, dan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Berikut 20 Capim KPK yang Lolos Profile Assessment:

  1. Alexander Marwata - Komisioner KPK
  2. Antam Novambar - Anggota Polri
  3. Bambang Sri Herwanto - Anggota Polri
  4. Cahyo RE Wibowo - Karyawan BUMN
  5. Firli Bahuri - Anggota Polri
  6. I Nyoman Wara - Auditor BPK
  7. Jimmy Muhamad Rifai Gani - Penasihat Menteri Desa
  8. Johanis Tanak - Jaksa
  9. Lili Pintauli Siregar - Advokat
  10. Luthfi Jayadi Kurniawan - Dosen
  11. Jasman Pandjaitan - Pensiunan Jaksa
  12. Nawawi Pomolango - Hakim
  13. Neneng Euis Fatimah - Dosen
  14. Nurul Ghufron - Dosen
  15. Roby Arya - PNS Seskab
  16. Sigit Danang Joyo - PNS Kemenkeu
  17. Sri Handayani - Anggota Polri
  18. Sugeng Purnomo - Jaksa
  19. Sujarnako - Pegawai KPK
  20. Supardi - Jaksa
     
     

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK, Pansel KPK

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top