Berpakaian Khas Bali, Jokowi Tiba di Malaysia

Presiden Joko Widodo atau Jokowi tiba di Malaysia pada Kamis (8/8/2019) malam pukul 19.40 waktu setempat.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 09 Agustus 2019  |  07:45 WIB
Berpakaian Khas Bali, Jokowi Tiba di Malaysia
Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Jokowi bertolak ke Malaysia, Kamis (8/8/2019). - Instagram @jokowi

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tiba di Malaysia pada Kamis (8/8/2019)  malam pukul 19.40 waktu setempat.

Jokowi terbang usai menghadiri acara Kongres ke V Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Bali.

Menariknya, sejak pergi dari Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga mendarat di Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, pakaian adat Bali yang dikenakannya tidak dilepas.

Biasanya jika akan melakukan kunjungan kerja maka ia bakal memakai setelan jas.

Berdasarkan foto yang dikeluarkan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, mantan Gubernur DKI ini memakai baju adat Bali berwarna merah lengkap dengan udeng di kepalanya.

Sementara istrinya, Iriana, memakai kebaya dengan warna senada dan selendang batik.

Setibanya di bandara, Presiden dan istri berjalan di karpet merah dan melintasi jajar kehormatan pasukan Malaysia. Keduanya disambut oleh Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad bin Sabu beserta Normah Alwi, Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Rusdi Kirana beserta Iesien Rusdi Kirana. 

Kemudian, Atase Pertahanan Republik Indonesia di Malaysia Kolonel Inf. Tri Andi Kuswantoro beserta Renny Suspa Dhianti, serta Wakil Kepala Protokol Negara Malaysia Fransisco Munis.

Di bawah tangga pesawat, Iriana menerima bunga tangan dari Ibu Normah Alwi.

Dari bandara, Presiden dan rombongan menuju hotel tempatnya menginap selama berada di Malaysia. Saat tiba di hotel, keduanya disambut oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang telah tiba terlebih dahulu.

Retno mengatakan kunjungan Presiden Jokowi ini merupakan balasan atas kedatangan Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad pada Juni tahun lalu.

“Kalau teman-teman ingat, Indonesia pada saat itu adalah negara tujuan pertama yang dikunjungi Tun setelah Tun dilantik menjadi perdana menteri,” ujarnya di Hotel Grand Hyatt, Kuala Lumpur, Malaysia, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Jumat (9/8/2019).

Retno menjelaskan bahwa dalam pertemuan yang direncanakan akan dilakukan Jumat, 9 Agustus 2019, Presiden dan Perdana Menteri akan membicarakan sejumlah isu seperti perlindungan WNI hingga soal produk kelapa sawit kedua negara.

Selain itu, keduanya juga diagendakan untuk melaksanakan ibadah salat Jumat bersama. Kedua pemimpin tersebut selama ini dikenal sebagai tokoh yang ingin menunjukkan wajah Islam yang membawa kedamaian.

“Kalau kita melihat ketokohan Tun dan Jokowi, maka kita melihat bahwa kedua pemimpin ingin terus menonjolkan the true color, the face of Islam yang damai, Islam yang toleran, dan salat Jumat bersama ini juga akan memperkokoh tali silaturahmi di antara kedua pemimpin tersebut,” kata dia.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, bali, Kongres PDIP

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top