Organisasi Pendiri Golkar Jagokan Bamsoet Sebagai Calon Ketua Umum di Munas 2019

Keputusan Soksi diambil dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Minggu (28/7/2019) malam.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 29 Juli 2019  |  20:32 WIB
Organisasi Pendiri Golkar Jagokan Bamsoet Sebagai Calon Ketua Umum di Munas 2019
Bambang Soesatyo mendeklarasikan diri sebagai Calon Ketua Umum Partai Golkar periode 2019-2024 - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) mengusung Bambang Soesatyo menjadi calon Ketua Umum Golkar di Musyawarah Nasional (Munas) tahun ini.

Keputusan Soksi diambil dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Minggu (28/7/2019). Menurut Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Soksi Bobby Suhardiman, Golkar sebagai partai modern harus segera berbenah dan salah satu caranya dengan mengganti ketua umum.

"Munas 2019 menjadi momentum bagi seluruh elemen Partai Golkar untuk mengerahkan segala kemampuan dalam merancang langkah-langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” ujar Bobby kepada wartawan, Senin (29/7).

Ada 3 rekomendasi eksternal dari Rapimnas Soksi untuk Golkar. Pertama, organisasi ini mendorong setiap kader terbaik Golkar menjadi calon ketua umum.

Kedua, Soksi merekomendasikan Bamsoet sebagai calon ketua umum. Ketua DPR RI ini dianggap merupakan kader terbaik Soksi sehingga layak didukung.

Ketiga, organisasi ini menginstruksikan semua kadernya menjalankan dan mengamankan keputusan itu. Sekretaris Jenderal Soksi Ichsan Firdaus mengatakan, Soksi harus mulai menunjukan peran yang lebih jelas untuk masa depan Golkar.

“Munas 2019 menjadi momentum bagi seluruh elemen Partai Golkar untuk mengerahkan segala kemampuan dalam merancang langkah-langkah strategis untuk mengembalikan kejayaan Partai Golkar,” tutur Ichsan.

Dukungan yang diberikan Soksi telah direspon Bamsoet. Dia mengaku akan maju sebagai calon ketua umum Golkar karena dukungan dari organisasi itu.

“Bendera Soksi telah dikibarkan, pantang bagi saya menurunkannya. Lebih baik badan hancur lebur di pertempuran daripada pulang tapi hidup terhina," tutur Bamsoet kemarin.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
partai golkar

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top