Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lulusan UI Tolak Gaji Rp8 Juta, Begini Reaksi Kaesang Pangarep

Heboh lulusan baru Universitas Indonesia (UI) yang menolak gaji Rp8 juta, tak luput dari topik pembicaraan Kaesang Pangarep di jejaring sosial Twitter.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  08:17 WIB
Lulusan UI Tolak Gaji Rp8 Juta, Begini Reaksi Kaesang Pangarep
Kaesang Pangarep - Instagram @kaesangp
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Heboh lulusan baru Universitas Indonesia (UI) yang menolak gaji Rp8 juta, tak luput dari topik pembicaraan Kaesang Pangarep di jejaring sosial Twitter. 

Putra bungsu Presiden RI Joko Widodo tersebut diteror permintaan gaji Rp8 juta dari salah seorang warganet andai diperkerjakan sebagai karyawan di salah satu lini usaha bisnisnya. 

"Mas kalau ngelamar jadi karyawan di warung mas nya bisa minta #gaji8juta gak yah...," tulis akun @onaycool. 

Cuitan ini langsung direspon oleh Kaesang dengan kalimat yang mengundang tawa. 

 Salah seorang warganet juga membandingkan status sosok yang viral karena menitikberatkan pada reputasi alamamaternya di Universitas Indonesia (UI) dengan Kaesang yang merupakan mahasiswa di salah satu universitas di luar negeri, tepatnya Singapura.

"Lah @kaesangp ae lulusan LN malah jualan pisang @SangPisang2017," tulis akun @wildan_adjie. 

Kedua unggahan tersebut kembali direspons oleh warganet dengan nada bercanda.  

 "PELIT!," tulis akun @ctianm.

"Karna mas @kaesangp yang infrastruktur senam mau ngasih gaji 80juta. Kan pengusaha pisang rasa batubara," tulis akun @Dalimunthedea. 

"Ih katanya pengusaha batu bara yang kaya raya masa gaji 8jt doang ngga mampu," tulis @thisisapril_03. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

universitas indonesia kaesang
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top