Ke Norwegia, Indonesia Perjuangkan Isu Perubahan Iklim dan Keanekaragaman Hayati

Pada acara tersebut, Delegasi Indonesia akan memperjuangkan isu terkait dengan pengendalian perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversity).
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh
Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh - Bisnis.com 28 Juni 2019  |  22:28 WIB
Ke Norwegia, Indonesia Perjuangkan Isu Perubahan Iklim dan Keanekaragaman Hayati
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA – Delegasi Indonesia akan menghadiri acara The 9th Trondheim Conference on Biodiversity di Norwegia pada 2-5 Juli 2019.

Pada acara tersebut, Delegasi Indonesia akan memperjuangkan isu terkait dengan pengendalian perubahan iklim dan pelestarian keanekaragaman hayati (biodiversity).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Djati Witjaksono Hadi menyampaikan keikutsertaan Delegasi Indonesia pada acara tersebut untuk meningkatkan kerjasama kedua negara di bidang lingkungan hidup dan kehutanan yang telah terjalin dengan baik.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar yang menjadi ketua Delegasi Indonesia, diagendakan akan bertemu dengan Menteri Lingkungan dan Perubahan Iklim Norwegia, H.E. Ola Elvestuen.

Agenda utama akan dibahas pada pertemuan bilateral kedua negara diantaranya; Progress implementasi pelaksanaan Letter of Intent (LoI); Kemungkinan memperluas cakupan LoI; REDD+ Acceleration Facility melalui new voluntary Architecture for REDD+ Transactions; serta Isu-isu terkait biodiversity yang menjadi usulan Indonesia untuk dibahas pada konferensi internasional tersebut.

Tak hanya itu, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati KLHK Indra Eksploitasia menyampaikan pada acara The 9th Trondheim Conference on Biodiversity, Delegasi Indonesia juga akan membahas tentang keberlanjutan keanekaragaman hayati ke depan.

“Jadi, negara-negara yang akan hadir di pertemuan ini akan mencoba membicarakan apa-apa saja yang menjadi target ke depan, 2030 atau 2050, biodiversity mau dibawa ke mana,” ujar Indra Exploitasia, di Jakarta, Jumat (28/6).

Indra menekankan jika kehadiran Siti pada acara The 9th Trondheim Conference on Biodiversity membawa misi besar dan strategis bagi Indonesia khususnya terkait isu biodiversity.

“Kehadiran Ibu Menteri LHK tujuannya adalah bagaimana kita menampilkan upaya-upaya yang telah Indonesia lakukan sehingga kita bisa mencoba menjadi lead untuk bagaimana biodiversity itu bisa tetap lestari dengan lesson learn yang dilakukan oleh Indonesia dan bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi semua negara," katanya.

Kedua, lanjutnya, kita bisa membuktikan bahwa Indonesia mampu juga untuk meningkatkan populasi beberapa spesies prioritas, sehingga dapat dijadikan dasar dalam menentukan target-target baru pelestarian biodiversity.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
lingkungan hidup

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top