Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PPDB Berbasis Zonasi untuk Apa? (Infografis)

PPDB berbasis zonasi yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memicu pro dan kontra. Sebenarnya untuk apa kebijakan itu?
M. Syahran W. Lubis
M. Syahran W. Lubis - Bisnis.com 27 Juni 2019  |  07:19 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy - Antara/Dhemas Reviyanto
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy - Antara/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, JAKARTA – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memicu pro dan kontra.

Banyak orang tua menganggap sistem tersebut tidak adil dan merugikan calon siswa yang lokasinya jauh dari sekolah negeri pilihannya.

Sementara itu, Kemendikbud meyakini bahwa sistem ini efektif untuk mempercepat pemerataan pendidikan berkualitas di Indonesia.

Sebenarnya, tujuan baik Kemdikbud dapat dimengerti. Namun, persoalannya, ada dua hal penting yang belum dipenuhi untuk menerapkan ketentuan baru tersebut.

Sebagaimana dikemukakan anggota Komisi X DPR Lathifah Shohib, ada setidaknya dua hal penting yang belum dipenuhi pemerintah untuk menerapkan kebijakan tersebut.

Kedua persoalan itu adalah belum meratanya jumlah dan sebaran guru yang berkualitas serta sarana dan prasarana yang belum memadai.

Berikut tujuan penerapan sistem zonasi dalam PPDB sebagai infografis yang disajikan Antara:

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pendidikan ppdb PPDB Online
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top