Dubes RI untuk Mesir Berharap Diplomat Bisa Ikuti Perkembangan TI

Menyongsong era industri 4.0, KBRI Cairo telah melaksanakan workshop entrepreneurship di era Industry 4.0 bagi para WNI, dan pelajar yang sedang menuntut ilmu di berbagai universitas di Mesir.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 24 Juni 2019  |  11:38 WIB
Dubes RI untuk Mesir Berharap Diplomat Bisa Ikuti Perkembangan TI
Duta Besar Indonesia untuk Republik Arab Mesir Helmy Fauzy. - Bisnis/Istimewa

Bisnis.com,JAKARTA - Menyongsong era industri 4.0, KBRI Cairo telah melaksanakan workshop entrepreneurship di era Industry 4.0 bagi para WNI, dan pelajar yang sedang menuntut ilmu di berbagai universitas di Mesir.

Workshop ini menghadirkan Hermawan Kartajaya, President of Indonesian Council for Small Business sebagai pembicara.

Duta Besar RI untuk Mesir Helmy Fauzy mengatakan bahwa workshop digelar untuk memberikan inspirasi atau pencerahan kepada pelaku diplomasi untuk memanfaatkan seni marketing dalam pelaksanaan diplomasi, termasuk dengan memanfaatkan teknologi digital.

Melalui strategi tersebut, para diplomat diharapkan bisa mengikuti perkembangan terkini mengenai kemajuan teknologi. Dia menuturkan, bahwa kemajuan teknologi turut membawa perubahan pada aktor dan instrumen diplomasi.

Workshop ini juga dilaksanakan untuk memberikan masukan kepada mahasiwa mengenai arah pergerakan rotasi dunia dan perkembangan tren kemajuan zaman saat ini,’ ujarnya seperti dikutip dalam keterangan yang dirilis Kemenlu, Jumat (21/6/2019).

Helmy menjelaskan, hingga saat ini ada sekitar 7.000 mahasiswa Indonesia yang saat ini sedang menuntut ilmu di negara seribu menara tersebut. Sebagian mahasiswa tersebut tiap tahunnya akan kembali ke Indonesia dan menjadi sumber daya dan tenaga kerja bagi industri Tanah Air.

Menurutnya, kesiapan dini menyongsong era Industri 4.0 di tanah air akan menciptakan sumber daya yang diharapkan dapat menyumbangkan inovasi dan kreatifitas baru untuk menunjang revitalisasi industri Indonesia.

Hermawan selaku pembicara dalam workshop yang dihadiri sekitar 100 peserta itu menyampaikan dasar ilmu pemasaran. Dia juga memberikan pemahaman bahwa setiap orang dapat menggunakan ilmu pemasaran dalam menghadapi era perubahan saat ini baik sebagai diplomat maupun sebgai entrepreneur.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dubes, mesir, Revolusi Industri 4.0

Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup