Kering, Pemilik Label Gucci Cari Mitra Tambahan

Bisnis.com, MANADO—Kering, perusahaan pemilik label fesyen Gucci, akan mencari mitra kerja sama tambahan untuk meningkatkan penjualan dan keuntungan di era perkembangan teknologi digital.
Ilman A. Sudarwan
Ilman A. Sudarwan - Bisnis.com 08 Juni 2019  |  07:05 WIB
Kering, Pemilik Label Gucci Cari Mitra Tambahan
Logo Gucci - Istimewa

Bisnis.com, MANADO—Kering, perusahaan pemilik label fesyen Gucci, akan mencari mitra kerja sama tambahan untuk meningkatkan penjualan dan keuntungan di era perkembangan teknologi digital.

Perusahaan ritel multi-label seperti Farfetch atau Matchesfashion.com masuk dalam pertimbangan Kering untuk membentuk konsesi daring. 

Dalam konsesi daring tersebut, Kering akan memegang kendali di semua rantai bisnis mulai dari pemilihan hingga presentasi produk.

“Setiap kali kami bergeser dari grosir kepada sebuah konsesi baru, kami melihat penghasilan kami meningkat secara material,” kata Kepala Klien dan Digital Kering Gregory Boutte, dikutip dari Reuters, Jumat (7/6/2019).

Sebagaimana diberitakan, Kering sedang berfokus mengembangkan operasi dagang elektronik (dagang-el), khususnya pengembangan situs untuk menjual barang-barang mewah mereka dan kerja sama pengelolaan data pembeli.

Dikutip dari Reuters, Kering berambisi mengambil alih kontrol operasi web untuk berbagai label mereka seperti Balenciaga dan Alexander McQueen.

Saat ini, kontrol tersebut dipegang oleh Yoox Net-A-Porter (YNAP), yang dimiliki oleh Richemont, rival Kering. Perusahaan patungan dengan YNAP tersebut akan berakhir pada kuartal II/2020.

Jika mengacu kepada tren yang terjadi dalam beberapa tahun belakang, setelah bergeser ke bisnis belanja dalam jaringan (daring), beberapa grup label fesyen mewah mulai menggenjot investasi di dunia dagang-el.

Mereka juga sedang memperketat kontrol distribusi dan harga jual, dua elemen penting dalam bisnis ini.

Kendati demikian, Boutte mengatakan Kering tidak akan meninggalkan bisnis grosir atau wholesale. Dia mengatakan, pihaknya tidak memiliki rencana untuk memutus hubungan dengan pihak ketiga dalam bisnis tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-commerce, gucci

Editor : Anggi Oktarinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top