Penembakan di Darwin Australia, 4 Orang Tewas

Saksi mata mengatakan bahwa pria berusia 45 tahun memasuki motel dengan senjata laras panjang di tangan. Pria tersebut kemudian melancarkan serangkaian tembakan yang mengarah ke kamar-kamar di motel lokasi kejadian
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  20:22 WIB
Penembakan di Darwin Australia, 4 Orang Tewas
Ilustrasi penembakan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Empat orang tewas dan dua lainnya menderita luka-luka setelah seorang pria melancarkan serangkaian tembakan di Darwin, Australia pada Selasa (4/6/2019) petang.

Seperti dilansir The Guardian, kepolisian Northern Territory telah menahan pelaku penembakan. Lelaki yang tak disebut identitasnya itu diidentifikasi sebagai seorang keturunan kaukasia berusia 45 tahun yang mengenakan jaket kerja berwarna cerah.

Saksi mata menyatakan bahwa pria tersebut berjalan masuk ke Palms Motel dan menembakkan peluru lewat senjata api laras panjang. Kejadian terjadi beberapa saat jelang pukul 18.00 waktu setempat.

"Pada tahap ini kami mendapat laporan bahwa empat meninggal dan sejumlah orang lainnya terkena luka tembak," kata pengawas tugas polisi Northern Territory, Lee Morgan kepada Guardian.

Polisi pertama kali menerima laporan penembakan tersebut pada pukul 17.50 waktu setempat. Terdapat laporan soal korban tewas kelima di luar pusat kota, tetapi hal ini tidak dikonfirmasi oleh pihak keamanan.

Tersangka ditangkap di Stuart Park sekitar pukul 18:45 waktu setempat. Dakwaan dari penegak hukum sendiri diperkirakan akan dijatuhkan pada Rabu (5/6/2019) besok.

"Dia menembak ke arah semua kamar. Dia mendatangi setiap kamar mencari seseorang dan menembak semuanya, lalu kami melihatnya bergegas, melompat ke mobil pick-up Toyota-nya, lalu pergi," ungkap seorang saksi bernama John Rose kepada ABC.

Kepolisian belum mengonfirmasi motif dari penembakan ini. Namun Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengungkapkan aksi tersebut tak terkait terorisme.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
penembakan

Editor : Maria Yuliana Benyamin

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top