Teror Bom Bunuh Diri Kartasura, Ganjar Pranowo: Masyarakat Jangan Takut!

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak takut dengan aksi teror bom bunuh diri di Pospam Tugu Kartasura Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam. Sebab, pihak kepolisian sudah bergerak cepat untuk menangani kasus itu.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 04 Juni 2019  |  14:14 WIB
Teror Bom Bunuh Diri Kartasura, Ganjar Pranowo: Masyarakat Jangan Takut!
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau posko lebaran di Kabupaten Purworejo. - Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG  - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak takut dengan aksi teror bom bunuh diri di Pospam Tugu Kartasura Sukoharjo, Senin (3/6/2019) malam. Sebab, pihak kepolisian sudah bergerak cepat untuk menangani kasus itu.

"Tujuan pelaku teror itu membuat masyarakat takut. Kita harus melawan, kita tidak boleh takut dengan aksi itu," kata Ganjar melalui siaran persnya Selasa (4/6/2019).

Ganjar menerangkan, bukti bahwa masyarakat Jawa Tengah tidak takut akan aksi teror itu adalah aktivitas masyarakat yang seperti biasa. Tidak terjadi kepanikan dan trauma masyarakat, karena mereka bekerja dan melakukan aktivitas seperti biasa.

Hal itu menurutnya sangat positif sebagai awal perlawanan terhadap aksi terorisme.

"Alhamdulillah sampai hari ini tidak terjadi jalanan sepi karena aksi teror, jalanan masih ramai. Artinya masyarakat melakukan kegiatan seperti adanya, dan mereka terlihat tidak takut pada aksi teror itu," tambahnya.

Kapolda Jateng, lanjut Ganjar, sudah ke lokasi dan langsung melakukan pengecekan. Pihaknya bersama kapolda dan instansi terkait terus berkoordinasi dengan baik.

"Saya sampai dini hari, bahkan tadi sampai mau sahur terus koordinasi dengan kapolda untuk mendapat informasi terbaru. Menjelang sahur tadi, keamanan sudah terkendali, daerah di sekitar lokasi sudah disterilkan semuanya. Pelakunya juga sudah ditangani, akan segera diungkap semua oleh kepolisian," terang Ganjar.

Sampai saat ini lanjut dia, pihak kepolisian masih terus bekerja untuk mengungkap kasus tersebut hingga tuntas.  Ganjar meminta semua daerah kabupaten/kota di Jateng untuk semua siaga.

Pemerintah daerah harus memastikan masyarakatnya merasa aman, nyaman dan tidak takut dengan aksi teror.

"Sekali lagi, jangan takut. Karena sebenarnya para pelaku kejahatan ingin mengacaukan dan membuat kita takut. Kita tegaskan kita tidak takut dengan aksi itu," ujarnya.

Ganjar juga mengimbau masyarakat untuk tetap berlebaran seperti apa adanya pada Rabu (5/6/2019) dengan tenang. Jika ada sesuatu yang memang dirasa mencurigakan, maka diminta segera melaporkan kepada petugas.

"Ada banyak posko yang standby, kalau ada yang mencurigakan, segera datang ke posko untuk melaporkan. Selamat berlebaran, salam untuk keluarga. Insyaalah semua aman," katanya.

Sementara itu, Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Mangunsong yang mendampingi Ganjar mengatakan, kejadian di Surakarta tidak berimbas di Purworejo. Meski begitu, pihaknya tetap melakukan upaya peningkatan pengamanan kepada masyarakat.

"Khususnya untuk masyarakat saat takbir nanti malam dan lebaran besok pagi, akan kami berikan pengamanan yang maksimal," ucapnya.

Pos Polisi Kartasura Sukoharjo menjadi target aksi terorisme bom bunuh diri pada Senin (3/6/2019) malam. Aksi bom bunuh diri itu terjadi sekitar pukul 22.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam aksi teror itu. Namun satu orang yang diduga menjadi pelaku aksi bom bunuh diri, RA (22), mengalami luka serius akibat ledakan itu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ganjar pranowo, bom, bom bunuh diri

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top