Marching Band Daarul Qur'an Gemakan Indonesia Raya di London

Pesantren penghapal Al-Quran Daarul Qur'an membuat lagu Indonesia Raya berkumandang dalam Winter Guard International (WGI) United Kingdom.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Mei 2019  |  12:21 WIB
Marching Band Daarul Qur'an Gemakan Indonesia Raya di London
Bendera Merah Putih

Bisnis.com. LONDON - Jangan bayangkan aktivitas pesantren hanya berkutat dengan pelajaran keagamaan. Di luar aktivitas harian, para santri pun bisa menunjukkan potensi lainnya. Tengok saja apa yang telah dicapai marching band pesantren tahfizh Daarul Qur'an.

Marching Band pesantren tahfizh atau penghapal Al'Quran Daarul Qur'an.yang mengikuti ajang Winter Guard International (WGI) United Kingdom keluar sebagai juara ketiga. Lagu Indonesia Raya pun bergema dalam lomba yang digelar di Basildon Sporting Village, Essex, London, Inggris, Sabtu (11/5/2019).

“Alhamdulillah kami keluar sebagai juara tiga. Bangga bisa membawa bendera merah putih dan lagu Indonesia Raya digelorakan dengan berdiri oleh semua hadirin,” ujar Ketua Yayasan Daarul Qur’an Indonesia Ahmad Jameel kepada Antara London, Sabtu.

Marching Band pesantren tahfizh Daarul Qur'an yang beranggotakan 20 personel dipimpin langsung Ketua Daarul Qur'an, Ustadz Ahmad Jameel, dan tampil dengan tema "Army of Birds" --yang mengisahkan pembangunan Ka'bah.

“Persiapan dilakukan selama dua bulan dengan berlatih intens sebelum keberangkatan,” ujar Jameel.

Dikatakan Ahmad, selain Indonesia juga ikut lomba kontingen dari Wales, Skotlandia dan Inggris. Dewan juri berasal dari WGI World Committee berpusat di Amerika Serikat.

Sebelumnya Ahmad Jameel mohon doa dari rekan-rekan yang ada di tanah air, untuk keberhasilan anak-anak. Semoga mereka mendapat hasil yang terbaik di ajang ini yang kebetulan juga diadakan di bulan terbaik, bulan ramadan" ujar Jameel .

Jameel menceritakan para santri selain bertanding menghadapi kontingen lain juga bertanding dengan kondisi puasa yang panjang. Waktu puasa saat ini di London berkisar hingga 19 jam. “Alhamdulillah anak-anak siap dan hingga saat ini tidak ada kendala dalam kesehatan. Semua siap tampil" ujarnya.

Marching Band Daarul Qur'an yang didirikan pada 2012, telah mengikuti sejumlah ajang internasional seperti di Malaysia, Thailand, China, Jepang dan lainnya. Marchingband Band ini juga kerap mengikuti sejumlah lomba di dalam negeri.

Marching Band pesantren tahfizh Daarul Qur'an beranggotakan 20 personel; Mreka adalah Akmalkhan Athalah Suhara (16), Syfa Albahar (13), Muhammad Rizky (16), Heffandri Amali (18), Muhammad Fathurrahman (17), Abiyyu Nabil Purnomo (16), Raffy Abipraya ( 12), Reza Fitriansyah (17), Enricko Bimo Santosa ( 12),Imam Syaukani (16),M Iqbal Nur (12), Tubagus Airlangga (12),Gian Rahimun (12),Raihan Diaz Mahendra (12),Sami Ar Razi (12), Febryan, Muhammad Thariq (19), Rifky Parm ( 18), Theodore Rosevelt ( 17 ).

Marching Band pesantren tahfizh Daarul Qur'an diundang Dubes Indonesia di London Rizal Sukma, yang memberikan penghargaan sangat mendalam dan mengucapkan selamat kepada santri Pesantren Tahfizh Daarul Qur'an yang mengharumkan nama bangsa lewat Marching Band.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pesantren, marching band, Indonesia Raya

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top