Tiga Anak Pria Terkaya di Denmark Ikut Tewas di Sri Lanka

Serangan bom yang menghantam Sri Lanka turut menewaskan tiga anak pria terkaya di Denmark, Anders Holch Povlsen. Tiga hari sebelum serangan tersebut, salah satu putri Povlsen, Alma, mengunggah foto saudara kandungnya, yakni Astrid, Agnes, dan Alfred dalam Instagram.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 22 April 2019  |  16:58 WIB
Tiga Anak Pria Terkaya di Denmark Ikut Tewas di Sri Lanka
Polisi Sri Lanka mengidentifikasi mayat korban serangan bom di Gereja St Anthony, Kota Kolombo, hari Minggu 21 April 219. Foto: Dokumentasi Reuters

Kabar24.com, JAKARTA – Serangan bom yang menghantam Sri Lanka turut menewaskan tiga anak pria terkaya di Denmark, Anders Holch Povlsen.

Povlsen dan istrinya kehilangan tiga dari empat buah hati mereka dalam tragedi berdarah di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) pagi waktu setempat, seperti dikonfirmasikan juru bicara perusahaan mode milik miliarder tersebut yang dirilis hari ini, Senin (22/4/2019).

Menurut laporan media Denmark, seperti dikutip Reuters, Povlsen dan keluarganya sedang berlibur di Sri Lanka ketika serangkaian ledakan bom mengguncang sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka pada puncak perayaan Paskah Minggu (21/4).

Sejauh ini, peristiwa tersebut menewaskan setidaknya 290 orang dan melukai sekitar 500 orang. Seorang penyelidik senior mengatakan pada hari Senin bahwa tujuh pembom bunuh diri telah mengambil bagian dalam serangan itu.

Kementerian Luar Negeri Denmark telah mengkonfirmasikan perihal tewasnya tiga warga Denmark tewas dalam tragedi itu.

Dilansir The Sun, Povlsen, 46, merupakan pemegang saham terbesar di toko pakaian online asal Inggris, Asos.com. Ia juga adalah pemegang saham terbesar kedua di perusahaan asal Jerman, Zalando.

Ovlsen diketahui memiliki 12 estat dengan total luas lebih dari 220.000 hektare, termasuk Glenfeshie di Cairngorms.

Dalam sebuah wawancara dengan The Times bulan ini, ia dan istrinya, Anne, 40, mengatakan tanah mereka akan dipercayakan kepada empat anak mereka nantinya.

Tiga hari sebelum serangan tersebut, salah satu putri Povlsen, Alma, mengunggah foto saudara kandungnya, yakni Astrid, Agnes, dan Alfred dalam Instagram. Ketiga kakak beradik itu tampak duduk menghadap sebuah kolam renang dan membelakangi kamera.

Dalam siaran persnya, Perdana Menteri Denmark, Lars Lokke Rasmussen, mengatakan serangan teror itu memberinya kesedihan yang begitu dalam. Seluruh warga Denmark dinyatakan turut merasakan kesedihan keluarga-keluarga yang kehilangan orang terkasihnya.

“Saya hanya bisa mengutuk aksi teror menjijikkan ini, yang dilakukan atas pandangan mengerikan tentang kemanusiaan. Kekhawatiran kami ada warga Denmark yang ikut menjadi korban sayangnya telah dikonfirmasikan,” tutur Rasmussen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bom, sri lanka

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top