Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPU Sosialisasikan Pemilu 2019 kepada 170 Perwakilan Asing

Komisi Pemilihan Umum menggelar sosialisasi Pemilihan Umum terhadap 170 perwakilan negara asing di Indonesia dan organisasi internasional.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 02 April 2019  |  14:10 WIB
KPU Sosialisasikan Pemilu 2019 kepada 170 Perwakilan Asing
Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman saat memaparkan sistem Pemilihan Umum 2019 - Bisnis Indonesia/Iim Fathimah

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum menggelar sosialisasi Pemilihan Umum terhadap 170 perwakilan negara asing di Indonesia dan organisasi internasional pada Selasa (2/4/2019).

Ketua KPU Arief Budiman memaparkan bahwa gelaran Pemilu 17 April nanti merupakan pemilihan satu hari terbesar di dunia.

Adapun total pemilih yang terdaftar sampai saat ini berjumlah 192.828.520 jiwa di dalam dan luar negeri.

Indonesia, kata Arief, akan menggelar pemilu terbesar yang diselenggarakan dalam satu hari, karena harus melayani 192. 828.520 pemilih dalam sehari.

"Peserta pemilu India memang lebih besar, tapi tidak dilaksanakan dalam sehari," papar Arief kepada para tamu yang juga berasal dari perwakilan negara-negara sahabat.

Dalam paparan tersebut, Arief juga meyakinkan pada pihak asing bahwa gelaran pemilihan umum di Indonesia bakal berlangsung transparan serta mengedepankan asas langsung, jujur, bersih, dan adil.

Pasalnya, Indonesia juga mengundang pengamat asing serta komisi pemilihan umum negara sahabat untuk melihat jalannya pemilihan.

Lebih lanjut, Arief juga memaparkan penyelenggaraan Pemilu 2019 bagi warga negara Indonesia yang berada di luar negeri.

Dia juga memberikan apresiasi kepada otoritas negara asing yang memberi izin pelaksanaan pemungutan di luar negeri.

Salah satu cara KPU mempromosikan demokrasi adalah memfasilitasi hak politik WNI di luar negeri.

"Penyelenggaraannya tentu saja atas izin mereka. Misalnya di Hong Kong pada 2014 kita diperkenankan di Victoria Park," ungkap Arief.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kpu Pemilu 2019
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top