Kampanye Terbuka : Prabowo Subianto Janji Naikkan Gaji Hakim Bila Terpilih Jadi Presiden

Menurut Prabowo hakim adalah profesi yang mulia karena menjadi tempat terakhir bagi rakyat untuk berlindung sehingga dirinya berjanji akan menaikkan berkali-kali lipat gaji hakim.
Newswire | 29 Maret 2019 18:36 WIB
Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (atas, tengah) menyapa pendukungnya saat kampanye terbuka di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/3/2019). - Antara/Sigid Kurniawan.

Bisnis.com, JAKARTA-- Calon presiden Prabowo Subianto dalam kampanye terbuka di halaman Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, kembali menebar janji dengan menaikkan gaji hakim jika dirinya dan Sandiaga Uno menang di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

"Kita ingin hakim kita terhormat, yang pertama kita naikkan adalah gaji hakim," kata Prabowo dalam kampanye terbuka, Jumat (29/3/2019).

Dia mengatakan hakim merupakan teman terakhir rakyat karena menjadi tempat berlindung sehingga harus membela rakyat.

Menurut Prabowo, hakim adalah profesi yang mulia karena menjadi tempat terakhir bagi rakyat untuk berlindung sehingga dirinya berjanji akan menaikkan berkali-kali lipat gaji hakim.

"Hei hakim, kalian adalah tempat terakhir rakyat berlindung. Selalu bela rakyatmu. Kalau kau tidak bela, siapa lagi yang bela," ujar calon presiden nomor urut 2 itu.

Prabowo mengklaim telah memiliki hukuman tersendiri bagi hakim yang masih curang meski nanti gajinya dinaikkan.

Menurut dia, kalau gaji hakim sudah naik maka mereka jangan mau disogok karena ada hukuman yang akan diberikan rakyat.

"Para hakim harus hati-hati ketika nanti sudah diperbaiki namun tetap berkhianat maka saya tidak tahu apa yang akan terjadi," ujar Prabowo.

Selain itu Prabowo juga berjanji menaikkan gaji aparat penegak hukum dan juga akan membesarkan institusi TNI dan Polri.

Menurut dia membesarkan TNI-Polri merupakan langkah agar bangsa Indonesia tidak diinjak-injak bangsa lain.

"Polisi akan kita buat yang terhebat, tentara akan kita besarkan. Kita tidak mau negara kita diinjek-injek bangsa lain," kata Prabowo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
prabowo subianto, Pemilu 2019, Pilpres 2019, Kampanye Terbuka

Sumber : Antara
Editor : Rahayuningsih

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top