Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

American Airlines Perpanjang Penghentian Penerbangan Boeing 737 Max

American Airlines mengatakan pada Minggu (24/3/2019) bahwa pihaknya akan memperpanjang penghentian penerbangan pesawat Boeing 737 Max hingga 24 April kartena larangan terbang setelah dua kecelakaan fatal sejak Oktober.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 25 Maret 2019  |  09:28 WIB
Pesawat American Airlines.  - Reuters
Pesawat American Airlines. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – American Airlines mengatakan pada Minggu (24/3/2019) bahwa pihaknya akan memperpanjang penghentian penerbangan pesawat Boeing 737 Max hingga 24 April kartena larangan terbang setelah dua kecelakaan fatal sejak Oktober.

Selain itu, maskapai penerbangan Amerika Serikat juga membatalkan sejumlah penerbangan tambahan.

Seperti dilansir Reuters, American Airlines mengatakan akan membatalkan sekitar 90 penerbangan dalam sehari. Maskapai ini adalah operator terbesar AS yang mengoperasikan Boeing 737 Max dengan jumlah 24 pesawat, di belakang Southwest Airlines dengan 34 unit.

Maskapai mengatakan awal bulan ini bahwa mereka menerbangkan sekitar 85 penerbangan sehari dari 6.700 keberangkatan hariannya dengan pesawat 737 Max ketika larangan terbang diumumkan.

“Pengumuman ini untuk memberikan lebih banyak kepastian kepada pelanggan dan anggota tim dan lebih melindungi pelanggan di penerbangan lain ke tujuan akhir mereka,” ungkap American Airlines dalam sebuat pernyataan, seperti dikutip Reuters.

Sementara itu, Boeing Co diperkirakan secara resmi mengungkapkan pemutakhiran terhadap sistem anti-stall ke Administrasi Penerbangan Federal (FAA) pada Senin (25/3/2019), yang telah bekerja sejak kecelakaan Lion Air Oktober 2018 tahun lalu.

FAA mengatakan pihaknya berencana untuk mengamanatkan pemutakhiran sistem pada bulan April, tetapi masih belum jelas apakah hal tersebut tersebut akan mengatasi masalah setelah kecelakaan Ethiopian Airlines pada 10 Maret lalu.

Sebelumnya dilaporkan, tiga maskapai AS, American Airlines, Southwest Airlines, dan United Airlines akan bertemu dengan Boeing akhir pekan ini untuk meninjau pemutahkhiran perangkat lunak.

FAA mengatakan perubahan desain ini akan menghasilkan peningkatan sistem kontrol penerbangan yang akan memberikan pengurangan ketergantungan pada prosedur yang terkait dengan item memori pilot yang diperlukan.

Reuters melaporkan pada Kamis bahwa pemutakhiran ini akan mencakup lampu peringatan yang sebelumnya hanya bersifat opsional. Banyak maskapai, termasuk American Airlines, sudah memiliki lampu opsional tersebut.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

boeing american airlines
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top