Video Kampanye Fitnah Jokowi Legalkan LGBT dan Tak Ada Azan, TKN Pertanyakan Sikap BPN

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Arya Sinulingga mempertanyakan sikap BPN Prabowo-Sandiaga terkait video kampanye ibu-ibu yang menyebut jika Jokowi terpilih kembali, LGBT akan dilegalkan dan tidak akan ada azan lagi.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 25 Februari 2019  |  23:17 WIB
Video Kampanye Fitnah Jokowi Legalkan LGBT dan Tak Ada Azan, TKN Pertanyakan Sikap BPN
Kampanye emak-emak tidak ada azan dan LGBT jika pasangan Joko Widodo-Amin Maruf menang - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA — Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Arya Sinulingga mempertanyakan sikap BPN Prabowo-Sandiaga terkait video kampanye ibu-ibu yang menyebut jika Jokowi terpilih kembali, LGBT akan dilegalkan dan tidak akan ada azan lagi.

Sebelumnya, video yang tengah viral ini menampakkan dua perempuan tengah berbicara kepada salah seorang penghuni rumah dalam bahasa Sunda. Diduga hal itu untuk memengaruhi warga agar tidak memilih Jokowi pada Pilpres 2019.

"Itu kampanye gelap oleh relawan dari 02. Kampanye jelas kampanye gelap, bukan kampanye negatif. Pak Jokowi tuh udah 5 tahun berkuasa di Indonesia, dan tidak pernah kita tahu bahwa pernikahan sejenis diperbolehkan," ungkap Arya, Senin (25/2/2019).

"Kemudian yang kita sayangkan adalah sikap dari BPN sendiri, satu mengatakan bahwa 'itu bukan kami', yang satu mengatakan 'ya nggak apa-apa dong, itu bukan kampanye gelap'. Nah yang benar yang mana?" tambahnya.

Sebab itulah, Arya menyatakan pihaknya menyayangkan kampanye hitam tersebut dan berharap fitnah tersebut tidak dibuat secara sistematis oleh pihak oposisi.

"Kita menyayangkan ini kan kampanye sudah bersih, kampanye fair dilakukan, kampanye yang beradab dilakukan, bukan kampanye gelap dilakukan," jelasnya.

"Nah, kita belum tahu. Saya harap sih apakah ini ada sistematis dibuat. Jangan sampai itu sistematis dibuat, artinya digarap betul-betul gerakan door to door untuk meyakinkan pemilih bahwa apa yang disampaikan itu terstruktur. Janganlah," tambah Arya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, Pilpres 2019

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup