Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Media Kernels Indonesia: Jokowi Lebih Banyak Dipersepsikan Positif di Media Online

Temuan Media Kernels Indonesia menunjukkan agenda pangan, infrastruktur, dan energi petahana atau calon presiden (capres) Joko Widodo lebih banyak dipersepsikan positif oleh media online ketimbang media sosial.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 15 Februari 2019  |  21:30 WIB
Pekerja menyiapkan panggung untuk debat kedua Calon Presiden Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/2/2019). Debat kedua akan berlangsung pada Minggu 17 Februari 2019 pukul 20.00 WIB dengan tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. - ANTARA/Aprillio Akbar
Pekerja menyiapkan panggung untuk debat kedua Calon Presiden Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (15/2/2019). Debat kedua akan berlangsung pada Minggu 17 Februari 2019 pukul 20.00 WIB dengan tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup. - ANTARA/Aprillio Akbar

Bisnis.com, JAKARTA - Temuan Media Kernels Indonesia menunjukkan agenda pangan, infrastruktur, dan energi petahana atau calon presiden (capres) Joko Widodo lebih banyak dipersepsikan positif oleh media online ketimbang media sosial.

Data tersebut diambil sepanjang 15 Januari-14 Februari 2019 dengan menggunakan gabungan antara machine learning dan koreksi manual. Adapun, temuan-temuan tersebut didasarkan atas beberapa kata kunci yakni infrastruktur, pangan, dan energi yang akan menjadi tema pada debat calon presiden kedua, Minggu (17/2/2019).

"Dari sentimen yang kita dapatkan, infrastruktur sangat tinggi di Jokowi, tetapi sangat tinggi sentimen negatif.Di media online, soal infrastruktur cenderung bagus, positif buat Jokowi dibandingkan Prabowo. Di media online, cenderung positif dan populer buat Jokowi ketimbang Prabowo-Sand," kata Ismail Fahmi, Direktur Media Kernels Indonesia dalam Core Media Discussion : Menakar ISu Pangan, Energi, dan Infrastruktur, Jumat (15/2/2019).

Dari sisi popularitas di media sosial, isu pangan Jokowi-Ma'ruf Amin dipersepsikan negatif oleh para warga net. Kemudian, isu energi dipersepsikan cukup rendah sedangkan isu infrastruktur mendapat penerimaan sangat positif dari warga net. Untuk pasangan calon (paslon) Prabowo-Sandiaga Uno, isu pangan mendapatkan penerimaan lebih positif ketimbang infrastruktur dan energi di media sosial.

Sementara itu, di media online, sebagian besar isu kedua paslon mendapatkan penerimaan cukup positif. Jika dirinci, tiga isu dari paslon Jokowi-Ma'ruf Amin dipersepsikan lebih positif daripada penantangnya, Prabowo-Sandiaga Uno. Namun, isu infrastruktur Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan penerimaan paling positif dari isu-isu lainnya.

Jika dilihat dari jumlah data sentimen yang ditujukan oleh kedua kubu, total volume percakapan di semua tipe media paling banyak membicarakan tentang infrastruktur yang dilakukan oleh Jokowi-Ma'ruf Amin sebanyak 244.403. Posisi kedua ditempati oleh isu pangan yang dikemukakan oleh Prabowo-Sandiaga Uno sebanyak 132.792, dan isu pangan yang dikemukakan oleh Jokowi-Ma'ruf Amin sebanyak 120.940.

Sebaliknya, jika dilihat dari sentimen di semua media, infrastruktur Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan porsi cukup dominan untuk dibicarakan dari segi positif dan negatif. Dari kubu penantang, isu pangan menjadi cukup dominan untuk dibicarakan dengan total sentimen mencapai 132.792 yang meliputi sentimen negatif sebanyak 35.014 dan sentimen positif sebanyak 89.678.

"Di antara 3 isu ini, Prabowo paling banyak di sisi pangan. Jadi ini seperti merefleksikan ketika Sandi melakukan kunjungan [ke daerah], yang sering diangkat adalah harga mahal. Dia tidak membahas soal infrastruktur. Dari ketiga isu ini, kubu nomor 2 akan memfokuskan di sisi pangannya, langsung kena," tekannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Debat Capres
Editor : Fajar Sidik
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top