Mahfud MD: Pemilu Cari Pemimpin untuk Ditaati Bersama

Masyarakat diingatkan untuk memahami esensi pemilu, yakni mencari pemimpin rakyat untuk ditaati bersama. Oleh karena itu, saling ejek antara pendukung capres-cawapres merupakan hal yang tidak perlu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 12 Februari 2019  |  17:41 WIB
Mahfud MD: Pemilu Cari Pemimpin untuk Ditaati Bersama
Mahfud MD: Pemilu cari pemimpin untuk ditaati bersama - ANTARA/Reno Esnir

Bisnis.com, MATARAM - Masyarakat diingatkan untuk memahami esensi pemilu, yakni mencari pemimpin rakyat untuk ditaati bersama. Oleh karena itu, saling ejek antara pendukung capres-cawapres merupakan hal yang tidak perlu. 

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD mengingatkan para pandukung kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk tidak saling mengejek terutama di media sosial hanya karena beda pilihan di Pilpres 2019.

"Saya tidak melihat kedua capres saling ejek, tidak ada. Yang muncul saling ejek itu kan pendukungnya. Itulah yang kita imbau agar pendukung tidak membuat hoaks dan memancing pertengkaran," kata Mahfud MD usai menjadi pembicara pada sarasehan kebangsaan yang diselenggarakan Gerakan Suluh Kebangsaan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa (12/2/2019).

Menurut catatan Mahfud MD, baik antara pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo - Sandi tidak pernah saling mengejek. Sebab, kata dia, yang ada justru adu gagasan dan program.

"Semuanya adu program menurut saya. Kalau ada saling sahut itu tidak apa-apa hal yang biasa. Namanya juga kontestasi," tegas Anggota Badan Pembina Idiologi Pancasila (BPIP) itu.

Kendati demikian, Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan itu, berharap usai pemilihan presiden dan pemilu semua masyarakat harus bersatu. Kembali dalam semangat persaudaraan, kebangsaan dan bernegara.

Mahfud mengingatkan bahwa pemilu itu filosofinya mencari pemimpin rakyat untuk ditaati bersama. Oleh karena itu, ujar Mahfud, pilihlah siapa yang dipilih sebebas-bebasnya sesuai dengan aspirasi masing-masing warga negara.

"Tetapi jangan berpecah belah. Jangan bertengkar. Karena begitu pemimpin dan wakil-wakil rakyat terpilih maka pemimpin itu akan menjadi pemimpin dari seluruh rakyat dan wakil-wakil rakyat yang ada di daerah atau dapil masing-masing," tutur Mahfud.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemilu 2019, Pilpres 2019

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top