Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diam-Diam, Megawati Sering Kirim Makanan untuk Ahok ke Mako Brimob

Walaupun tak pernah berkunjung langsung ke Mako Brimob, Mega ternyata pernah memberikan buah tangan untuk Ahok.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 23 Januari 2019  |  13:28 WIB
Sejumlah pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyalakan lilin saat aksi solidaritas di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5/2017). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan serta simpati untuk Ahok yang ditahan setelah divonis majelis hakim dengan hukuman dua tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama. - Antara
Sejumlah pendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menyalakan lilin saat aksi solidaritas di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (13/5/2017). Aksi tersebut sebagai bentuk dukungan serta simpati untuk Ahok yang ditahan setelah divonis majelis hakim dengan hukuman dua tahun penjara karena dinilai terbukti melakukan penodaan agama. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA -- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan bebas dari rumah tahanan Mako Brimon, Depok, Jawa Barat pada Kamis (24/1/2019).

Selama 2 tahun kurang 3 bulan 15 hari, Ahok menjadi penunggu salah satu kamar tahanan. Meski menjalani hukuman, dia tetap berkomunikasi dengan beberapa orang dekatnya yang rutin berkunjung ke Mako Brimob pada waktu-waktu tertentu.

Salah satu sosok yang dekat dengan Ahok adalah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Walaupun tak pernah berkunjung langsung ke Mako Brimob, Mega ternyata pernah memberikan buah tangan untuk Ahok.

Hal itu diungkapkan oleh mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

"Ibu Mega diam-diam suka ngirim makanan-makanan kecil seperti kue-kue gitu lah [untuk Ahok]," ujarnya saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (22/1) malam.

Ahok memang memiliki kedekatan dengan Mega, khususnya setelah Pilkada DKI Jakarta 2017. Saat itu, Megawati tanpa syarat telah mengusung Ahok dan Djarot sebagai petahana maju dalam Pilgub DKI. Meskipun kemudian pasangan itu kalah oleh Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Bahkan, Djarot bilang sedikit banyak Ahok telah menganggap Mega seperti ibunya sendiri.

"Dia nganggep Bu Mega kaya ibunya sendiri. selama ini kan usianya sama kaya mama saya," ucapnya.

Djarot juga tidak memerinci secara detail proses pengiriman bingkisan itu. Dia menilai sikap Megawati kepada Ahok memang murni karena kedekatan Ahok kepada PDI Perjuangan.

Bahkan, dahulu Ahok memang sudah pernah ditawari oleh suami Megawati, almarhum Taufik Kiemas untuk bergabung dengan PDIP. Namun, hal itu tak pernah terealisasi.

"Pak Ahok sebetulnya sudah lama mau masuk PDIP sejak di Belitung Timur. Ingat enggak? Ditawarin Pak Taufik, artinya kedekatan sudah lama," imbuhnya.

Ahok disebut pernah mengutarakan niatnya untuk bergabung dengan partai banteng ketika masa awal-awal menjalani tahanan di Mako Brimob. Djarot, yang saat ini duduk sebagai Ketua DPP PDIP Bidang Organisasi, menyambutnya dengan tangan terbuka.

"Ada rencana [masuk PDIP], tapi kapannya cepat atau lambat saya enggak tahu. Minimal sudah ada keinginan bergabung," ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

megawati ahok
Editor : Annisa Margrit

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top