Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

200 liter Oil Dispersant Disemprotkan di wilayah Terdampak rembesan Solar di perairan TBBM Pare Pare

Tim Tanggap Darurat Pertamina dalam dua hari sejak Kamis (10/01) pagi hingga Jumat (11/01) dini hari melanjutkan upaya pembersihan sisa rembesan Solar di perairan sekitar TBBM Pare Pare hingga ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cempae.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 14 Januari 2019  |  07:53 WIB
200 liter Oil Dispersant Disemprotkan di wilayah Terdampak rembesan Solar di perairan TBBM Pare Pare
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Tanggap Darurat Pertamina dalam dua hari sejak Kamis (10/01) pagi hingga Jumat (11/01) dini hari melanjutkan upaya pembersihan sisa rembesan Solar di perairan sekitar TBBM Pare Pare hingga ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Cempae.

Sebanyak 20 petugas tim menyemprotkan 200 liter Oil Dispersant ramah lingkungan di wilayah terdampak.

Dari penyemprotan itu, pada akhir pekan kemarin, berdasarkan pemantauan Pertamina seperti dikutip dari website resminya, tidak terlihat lagi rembesan Solar di area jetty TBBM Pare Pare dan sekitar keramba ikan nelayan. Wilayah sepanjang Pantai Cempae Parepare serta perairan Bili-Bili Pinrang pun sudah kembali seperti sedia kala.

Hasil pemeriksaan awal menyebutkan rembesan berasal dari kapal tanker MT Golden Pearl XIV yang membawa kargo Premium sebanyak 3.500 Kilo Liter (KL) dan Solar 3.100 KL. Rembesan bukan berasal dari kargo, karena proses bongkar BBM telah selesai dan jumlahnya tidak berkurang. Demikian tulis keterangan resmi tersebut.

Unit Manager Communication & CSR, M. Roby Hervindo menjelaskan kerusakan pada pendingin LO Cooler A/E kapal ditengarai sebagai penyebab rembesan. "Kerusakan telah ditangani sehingga tidak berdampak lebih luas. Perhitungan jumlah rembesan Solar tidak lebih dari 0,8 KL," ujar Roby.

“Tim memasang Oil Boom untuk melokalisir rembesan. Serta menyemprotkan Oil Dispersant ramah lingkungan untuk mengurai rembesan Solar di perairan,” lanjut Roby.

Tim tanggap darurat Pertamina bersama-sama dengan KSOP, Kepolisian dan Angkatan Laut Jumat (11/01) kembali melanjutkan langkah penanggulangan. Tim tanggap darurat akan terus melakukan pembersihan hingga benar-benar tuntas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perairan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top