Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kapolsek Kompol Agus Widartono Jadi Korban Massa Anarkis Polsek Ciracas

Kapolsek Kompol Agus Widartono Jadi Korban Massa Anarkis Polsek Ciracas
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 12 Desember 2018  |  12:38 WIB
Personil Brimob berjaga. - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Personil Brimob berjaga. - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, JAKARTA — Kepala Polsek Ciracas Kompol Agus Widartono ikut menjadi korban massa anarkis yang membuat kericuhan berujung kebakaran di Mapolsek Ciracas pada Rabu (12/12/2018) dini hari.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan kini Kompol Agus Widartono masih dirawat di RS Polri Kramat Jati.

"Iya [masih dirawat], [selain itu beberapa] anggota dengan drivernya Kapolres," ujar Argo, Rabu (12/12/2018).

Argo menjelaskan Kapolsek mengalami luka lebam akibat kerusuhan massa yang kini masih belum dikenali tersebut. Tetapi pihak kepolisian mengungkapkan kemungkinan besar kerusuhan ini terkait dengan kasus pemukulan yang melibatkan TNI di Ciracas.

"Kita masih lakukan penyelidikan siapa yang melakukan," tegas Argo.

Menurut informasi yang dihimpun Bisnis, selain Kompol Agus Widartono, anggota kepolisian lain yang menjadi korban luka-luka di antaranya, Panit 1 Unit II Riksa Subbidprovost Bidpropam Polda Metro Jaya Aiptu Andri Setiawan, anggota Subbidprovost Bidpropam Polda Metro Jaya Bripda Jordan Satria Reidika, serta anggota Subditresmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Brig Hartanto.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bentrok tni-polri
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top